[FREELANCE] Married?! [1]

MARRIED!?

ONE

Author : NW_Bacon

Cast : Oh Sehun

Bae Suzy

Genre : relation ship, happy, problem.

Rating: 5

Disclamare: Typo bertebaran. RCL.

_+_

FLASH BACK

‘Author POV’

7 tahun yang lalu. 2004 , 10, 5. – 10.30 KST

At Victoria Hospital.

Cuaca menyelimuti kota choendamdong. Tak terkecuali di sebuah rumah sakit. Angin kencang terus menyeliputi tempat ini. Dedaunan yang berterbangan cukup mengganggu aktivitas para petugas rumahsakit ini.

 

Terlihat seorang gadis berjalan sambil membawa keranjang yang berisikan buah dengan gusar, sebut saja Bae Suzy.

“kenapa angin kencang sekali?” ucapnya sambil merapikan rambutnya yang berterbangan.

Ia berhenti sejenak. Wajahnya mengkerut.

“ruangan ommoenim dimana ya?” ucapnya seraya berjalan menuju resepsionis.

“agashi?”

“ya, ada yang bisa saya bantu?”

“umm, ruang nyonya Bae kyura berada dimana?” ucapnya polos.

“oh. Siapa nama mu adik kecil? Ruangan itu vip dan dijaga oleh beberapa orang didepan pintu”

“namaku bae Suzy. Aku cucunya.”

“oh kalau begitu mari ikut dengan unnie. Kebetulan sekali unnie juga akan keruangan tersebut”

“benarkah? Kaja!”ucap Suzy kecil sambil tersenyum ria.

Beberapa menit kemudian. Suzy dan wanita itu sampai di sebuah ruangan berbau obat-obatan itu.

“unnie, terimakasih telah mengantarku” ucap suzy tersenyum.

Wanita itu hanya mengangguk.

“sayang?”

“Ommoenim? Ommoenim sakit apa? Cepatlah sembuh. Oh ya, suzy bawakan buah untuk oemmonim”

“ya.”

“kalau begitu, ommoenim istirahatlah. Suzy ingin berjalan-jalan dikoridor rumah sakit ini”

“ya .hati-hatii. Cepat kembali ya sayang. Cuaca diluar tidak begitu baik”

“ya ommoenim”

BRAK

Pintu tertutup.

Suzy  sedikit berlari. Kadang ia menabrak seorang petugas rumah sakit. Dan berkali-kali meminta maaf.

Dan..

Bruk.

Suzy menabrak seorang laki-laki seumuran dengannya. Suzy menindih laki-laki itu.

“appo..” ucap suzy meringis.

“bangun dari tubuhku!”ucap laki-laki itu berusaha mendorong suzy.

“oh”

Suzy pun bangun dari tubuh laki-laki itu.

“mian..hae”ucap suzy menunduk.

“sudahlah”

Sementara suzy hanya diam. Bagi suzy suara laki-laki itu begitu lucu atau bisa disebut cadel.

Laki-laki kecil itu terus berjalan.

“tunggu!” ucap suzy menyamakan langkahnya dengan laki-laki itu.

“apa?” tanya laki-laki itu dengan matanya yang terlihat berat.

“kau pasien kan?” ucap suzy melirik pakaian rumah sakit yang digunakan laki-laki yang berada disampingnya.

“kalau iya. Kenapa?”

“seharrusnya. Kau berada di kamar mu. Kau pasti sakit?” ucap suzy.

“apa urusanmu” ucap laki-laki itu semakin mempercepat langkahnya”

“kau mau kemana?” ucap suzy menarik lengan laki-laki itu.

“kalau kau ingin pergi kesana, aku juga ikut denganmu. Ya? Aku bosan berada di ruangan nenek ku”

“aku tidak bertanya kau bosan atau tidak” ucap laki-laki itu terus berjalan tanpa mempedulikan lengannya yang terus di gandeng oleh suzy.

Mereka berhenti di taman rumah sakit. Sepi. Ya, karena cuaca yang tidak begitu mendukung tidak banyak orang yang beraa diluar rumah sakit.

“Lepa’skan tanganmu?” ucap laki-laki itu kesal.

“oh ya” ucap suzy kikuk.

Laki-laki itu duduk di bangku taman lalu disusul suzy.

“kau sakit apa?” tanyasuzy memandang laki-laki disampingnya polos.

“pergilah..”

“kenapa?” ucap suzy bingung.

“aku..-“

“Sudah jangan banyak bicara” sela suzy menutup mulut laki-laki disampingnya. Lalu melepas nya.

“kau!”ucap laki-laki itu geram.

“siapa namamu?” ucap suzy.

“oh ya, namaku bae suzy. Umurku 11 tahun. Aku sedang menjenguk nenek ku yang sedang sakit. Aku baru pindah dikota ini. Aku tak punya teman disini. Maukah kau jadi temanku?” ucap suzy. Cepat . laki-laki disampingnya menatap suzy malas.

“kau harus mau. Kau satu-satunya yang sangat tampan dari orang-orang yang kutabrak tadi”ucap suzy polos sepolos-polosnya.

“diamlah” ucap pria kecil itu malas.

“aku hanya ingin menceritakan sedikit perihal kejadian yg kualami hari ini”ucap suzy dengan tampang polosnya.

“namamu siapa? Ayo katakan saja. Akukan hanya ingin tau namamu?!” ucap suzy geram.

“sehun”

“namamu sehun? Benarkah? Apa kau tak memiliki marga seperti Park, D.O, Kim, Lee,Song, Ahn, jung, son, soon, shin, jo, min  atau…”

Sehun memandang malas perempuan disampingnya.

“nama mu, Park sehun atau Lee sehun? Kim Sehun atau Ahn sehun? Jung sehun atau song sehun? do sehun atau jin sehun? atau.,…….” ucap suzy masih berpikir.

“tebak lagi. Masih banyak yg belum kau sebut?!” ucap sehun menantang.

“um……… apa ya? Aku tak tahu lagi. Aku hanya tau marga itu. Karena aku pernah membaca marga-marga itu di buku daftar pegawai di perusahaan ayah. Selain itu aku tak ingat dan tak tahu. Katakan saja nama mu siapa? Kenapa aku harus mencari namamu?! Huhh…” kesal suzy.

“hahahahahaha” sehun kecil itu tertawa.

“kenapa tertawa? Hhuh” suzy semakin menggeram.

“ayo tebak” ucap sehun.

“umm………………” gumam suzy sambil mengetuk-ngetuk dagunya dengan jari telunjuknya.

“ayo..” tanntang sehun.

“AH YA! BAE SEHUN!” pekik suzy dengan mata berkaca-kaca.

Sehun membelalakkan matanya .

“benarkah? Nama kita sama-sama bermarga bae? Aku tak menyangka”ucap Suzy tersenyum lebar.

“hey. Aku bukan bae sehun”

“huhh. Terus apa?”kesal suzy.

“ayo tebak” sehun masih menunggu.

“sudahlah… aku menyerah. Sepertinya kau memang tak tahu namamu ya? Kau pilih saja salah satu dari semua marga yg kusebut. Atau kau mau aku yg pilihkan?” ucap suzy berbinar.

“huh” gumam sehun malas.

“yasudah. Sudah kuputuskan namamu Oh sehun saja. Aku baru ingat marga itu. Bukankah marga itu sangat lah lucu. Baiklah sekarang nama mu Oh sehun” ucap suzy mencubit-cubit pipi sehun.

“hahahahhahhaha. Hey. Nama ku memang Oh sehun. Dasar yoeja pabo” ucap sehun tertawa lepas.

“wah tebakan ku sangat benar.”ucap suzy masih berbinar.

“sudahlah. Pergilah dari sini, udara semakin dingin” ucap sehun malas.

Suzy melihat sehun tajam, dari ujung kaki sampai ujung kepala.

“hey. Sehun. Apa kau tidak merasa kedinginan? Kau hanya menggunakan piyama rumah sakit. Dan tidak memakai jaket, hoody, atau syal. Apa kau mati rasa?” ucap suzy merasa aneh.

Sementara sehun hanya melirik sekilas dirinya.

Secara tiba-tiba suzy memegang leher sehun, lalu beralih ke kening sehun, dan ke tangan sehun.

“apa?” tanya sehun bingung, karena diperlakukan seperti ini.

“kau dingin sekali…” ucap suzy.

“lalu?” ucap sehun bingung.

Suzy langsung melepas syal berwarna birunya. Lalu memasangkan ke leher sehun.

Selanjutnya dia melepaskan jaketnya lalu ia sampirkan ke bahu sehun.

“selesai!”                           

“kau…?” tanya sehun.

“aku harus pulang sekarang. Aku masih ada beberapa jaket dan syal di mobil. Waktu menjenguk nenek sudah berakhir. Semoga kau cepat sembuh. Ingat! Simpan syal dan jaketku ya. Mungkin aku akan kembali kerumah sakit ini. Ok? Sebaiknya kau masuk keruanganmu. Ingat kau sekarang temanku.Aku harus pergi see you…!” ucap suzy lalu berlari pergi meninggalkan sehun.

“ya”gumam sehun masih tak menyangka atas perlakuan gadis kecil bernama suzy itu.

Sehun pun berjalan menuju ruangannya.

Hari demi hari sehun selalu menunggu suzy datang. Ia sangat berharap gadis itu berceloteh dihadapannya sekarang. Tapi. Gadis itu tak pernah datang lagi sejak hari itu. Ia juga bertanya pada petugas rumah sakit bahwa nenek suzy sudah dipindahkan ke america.

Sehun hanya bisa memeluk jaket dan syal itu. Sehun bertekat ingin segera sembuh dari penyakitnya agar dapat mencari suzy.

__

FLASH BACK OF.

SEHUN POV*

Masih teringat dibenakku gadis kecil itu. Bae suzy. Bagaimana ia sekarang. Kenapa ia tak pernah kembali. Syal dan jaketnya masih kusimpan dengan baik.

Sekarang sudah 19 thun umurku. Dan selama itu juga aku mencarinya dan selalu bolak balik kerumah sakit. Aku terkena penyakit leukimia. 5% Penyakit itu masih tinggal di tubuhku. Orang tua ku sangat khawatir setiap hidung ku mengeluarkan darah. Padahal itu hanya gejala kecil. Tapi mereka selalu membawa ku kerumah sakit saat hidungku berulah.

Sekarang aku sedang berada di kampus ku. Baru saja mr. Kim menyelesaikan pengajarannya.

Rasanya berjalan pun malas sekali.

“Sehun!”

Aku menoleh.

“ayo kekantin? Aku akan membelikanmu buku dan pakaian. Hari ini kan ulangtahunmu” ucap Tao menepuk pelan bahu sehun.

“aku baru ingat kalau hari ini ulangtahun ku.”

Tao menggeleng-geleng.

“hey tao. Sejak kapan kantin menjual buku dan pakaian?ada-ada saja” ucap sehun tertawa renyah.

“kau bodoh sekali ternyata. Aku kan mengajak mu kekantin untuk makan. Lalu aku akan mengajakmu pergi membeli buku dan pakaian. Bukan di kantin” ucap tao kesal.

“sebenarnya siapa sih yang bodoh?” ucap sehun tak mengerti.

“ayo!”

“tunggu. Aku tak ingin kekantin. Aku ingin ke toko buku, kalau kau ingin ke kantin, pergilah. Aku akan pergi terlebih dahulu”ucap sehun menyela.

“yahh. Berarti dompet ku tak jadi mengeluarkan uang. Yasudah pergilah”ucap tao meninggalkan sehun.

Sehun pun bergegas pergi ke toko buku.

>>> 

AUTHOR POINT OF VIEW

“buku mana yang harus ku baca terlebih dahulu?” ucap seorang gadis yang menggunakan seragam sekolah disamping sehun berada.

Sehun merasa terganggu dengan gumaman-gumaman gadis itu. Ia jadi tidak konsen belajar.

“bukankah sudah ditulis tidak boleh berbicara terlalu keras di toko buku ini?”ucap sehun dalam hati.

Sehun terus membaca bukunya. Tak memedulikan gadis itu.

Hingga ia tersadar bahwa hari sudah larut. Jam telah menunjukkan pukul 21.00.

“aku baru ingat, kalau aku pergi jam 5 sore tadi”ucap sehun dalam hati.

Sehun sedikit mengedarkan pandangannya. Sudah sepi hanya beberapa orang yg ada, tidak seramai sore tadi.

Sehun terkejut melihat gadis bising itu masih berada disampingnya.

“apa ia tidak pulang? Bagaimana bisa seorang gadis sepertinya belum pulang saat larut seperti ini.apa ia tertidur?”ucap sehun dalam hati seraya memasukkan buku kedalam tas.

“agashi?”ucap sehun sedikit menggoyangkan tubuh gadis itu. Berulang-ulang dan tidak mendapatkan respond sama sekali.

Sehun menghembuskan nafasnya gusar.

“hey,.kenapa aku harus peduli?lebih baik aku pulang saja”ucap sehun dalam hati.

Tapi setelah ia pikir-pikir . jika ada yang mengaku sebagai keluarganya, dan menculiknya dan…….

Sehun berdecak kesal.

“hey…!”ucap sehun menggoyangkan tubuh gadis itu. Sehun sedikit berdecak lalu membereskan buku-buku itu ke dalam tas. Lalu meneteng tas gadis itu dibahunya.

Dengan gerakan pelan. Sehun menggendong gadis itu kedalam mobinya.

“gadis ini tidak terlalu berat ternyata”gumam sehun sedikit tersenyum.

Sehun langsung mengambil dompet gadis itu, untuk melihat sebuah identitas yg ada. Agar dia bisa membawa pulang gadis itu.

“tunggu dulu…… kalau aku mengantarnya. Bisa-bisa orang tuanya mengira yang tidak-tidak. Ya! Kenapa aku ta menghubungi seseorang yang ada di ponselnya?”ucap sehun dalam hati. Sehun langsung meletakkan dompet gadis itu kedalam tas dan mulai mencari ponsel gadis ini.

“dimana ia letakkan ponselnya?”

“apa di kantong jas nya?” sehun mulai melihat jas yang di gunakan gadis ini. Tapi tidak ada.

Huhhhh…….

‘DRRT DRRT DRRT’

“apa itu?” sehun melotot melihat cahaya yang tepat berada di dalam baju jas yang digunakan gadis itu.

“ternyata disini ia letakkan ponselnya?”

Sehun dengan ragu membuka jas gadis itu dan mengambil ponsel yang berada di saku dalam jas.

Ia kembali mengancing jas gadis itu.

Mulai mengtak-atik.

“OPPA? Yasudahlah…”

Sehun mulai menelpon kontak yang bertuliskan Oppa itu.

“yoboeseyoe…”

“aku..aku menemukan gadis ini tertidur di perpustakaan. Bisakah anda membawa pulang gadis ini kerumahnya?”ucap sehun ragu.

“aku kakaknya. Aku tidak sedang dikorea. Namamu siapa?”

“oh sehun imnida.”

“kau teman masa kecil adik ku ya? bisakah kau membawanya pulang. Aku mempercayaimu”ucap disebrang sana.

“ya tapi,…”

Sambunganterputus setelah pihak disebrang mengatakan alamat gadis itu.

“hahhhh…”

>>>>> 

“benarkah ini alamatnya?”

Sehun mulai menggendong gadis itu dan menenteng tas gadis itu menuju rumah besar itu.

“nyenyak sekali  tidurnya,….” ucap sehun setelah membuka pintu rumah.

“apa gadis ini tinggal sendiri, sehingga ia membawa kunci rumahnya?” ucap sehun bingung.

…..

Sehun terduduk setelah meletakkan gadis itu diranjangnya.

“hahh lelah sekali.”

Tanpa sadar. Sehun tertidur sambil terduduk di sofa kamar gadis itu.

>>>?>>>>

 

 

 

 

Seorang gadis menguap dengan lebarnya.

Belum selesai ia menguap, ia langsung berteriak sekerasnya, karena seorang pria dihadapannya yang bertelanjang dada.

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!???”

Sehun yang kaget dengan teriakan melengking itu langsung bergegas menutup mulut gadis itu.

“apa yang kau lakukan?” ucap sehun kaget.

gadis itu langsung menggigit tangan sehun yang lancang.

“Ajushi? Bukankah, ajushi adalah orang yang ada di perpustakaan kemarin?”ucap gadis itu menganga.

Sehun mengangguk.

“Ommaaaaaaaaaaaaaaaa!!!” teriak gadis itu lagi ,kali ini sambil menangis.

“ya.ya. kenapa menangis??” sergah sehun benar-benar kaget.

“kenapa ajushi menngikutiku sampai kerumah?” gadis itu masih menangis.

“nama ku oh sehun. Begini, kemarin kau tertidur pulas di perpustakaan. Karena tak tega ku telpon kakakmu, dan kakakmu menyuruhku untuk mengantarmu kerumah tapi tanpa kusadari, aku tertidur di sofa. Mian” ucap sehun kesal sejadi-jadinya.

“tapi, kenapa kau tak memakai baju?”ujar gadis itu lagi sambil menangis.

“tadi aku mengambil segelas cola dikulkasmu. Tapi, lantai didapur licin ,entah bagaimana aku terjatuh dan bajuku basah, dan ….bau”ucap sehun ragu.

“OMMMAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!”

“jangan berteriak, sepertinya ada yang datang” ucap sehun setelah mendengar suara mobil yang mendekat.

“OMMMAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!”

Sehun langsung mencengkram bahu gadis itu. Gadis itu terus memberontak,

Hingga…..

?

?

?

BRUUK!!!

Posisi sehun sekarang berada di ranjang tepatnya berada diatas tuubu gadis itu.

Pintu terbuka.

“SUZY sayang!!! omma pu……-lang!?”

“apa yang kalian lakukan???’’

_

MARRIED!?

TBC.

 

Advertisements

10 thoughts on “[FREELANCE] Married?! [1]”

  1. Eomma Suzy salah paham,apa yg terjadi selanjutnya? penasaran…
    Suzy dan Sehun memang berjodoh, setelah sekian lama akhirnya bisa ketemu lagi,senangnya…
    Ditunggu part selanjutnya, gomawo author 🙂

    Like

  2. ommona jangan bilan ortu suzy nanti salah paham dan menikahkan mereka???
    tp gpp kan sehun akhirnya menemukan suzy yg selama ini dcari,tp cwe itu suzy kan???next thorrrr,fighting!!!

    Like

Your Feedback, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s