Gotcha!!

image

                 Parkhyunraa
            Oh sehun | hyun ji
                     EXO | OC
      School life | absurd | comedy
                      PG – 15
.
.
.
“Aku mendapatkanmu sekarang”

.
.
.
Apa ini? Entahlah.. Ini hanyalah kegatelan tangan ku untuk menulis muahahahahaha.
Otakku udah penuh pelajaran ditambah kepikiran sama ide ini jadi aku tulis aja biar berkurang beban pikiran.
Before
.
.
.
.
“Apa kau lihat mukanya saat lari keluar kamar?”
“Ya. Aku melihatnya. Seperti menahan sesuatu”
“Hahaha! Kurasa dia langsung mencari kamar mandi terdekat”
“Hahaha. Betul”
Selama perjalanan ke kantin Hyun ji dan Soyeon terus bercerita bagaimana raut muka Sehun kemarin ketika mereka sukses melancarkan aksi balas dendam mereka.
Ya. Memang muka Sehun saat itu pantas untuk ditertawakan ah sangat pantas malah. Memalukan.

“Di mana kita akan duduk?” baiklah. Satu pertanyaan bodoh telah hyun ji tanyakan. Bagaimana bisa ia bertanya seperti itu ketika jelas jelas meja di kantin hanya tersisa satu di tengah sana.
“Hanya sisa satu meja ji-ah. Dan cepat duduk lah di sana sebelum orang lain mendudukinya” sepertinya Soyeon mulai geram dengan kebodohan sahabat cantiknya ini. Ya. Hyunji cantik. Tapi bodoh.
“Ah baiklah… Oh pesankan aku latte” hyun ji segera lari menuju meja kosong di tengah kantin yang bisa di gunakan oleh lima belas orang.
Soyeon berjalan ke counter kantin untuk memesan pesanan nya dan pesanan hyun ji tadi. Soyeon berjalan dan menyelip/? Diantara siswa lain. Hingga…
Bruuk!
Bagus! Pantat Soyeon sempurna mendarat ke lantai setelah sebelumnya wajahnya membentur sesuatu. Katakan saja Soyeon bertubrukan dengan seseorang.
“Gwaenchanha?” laki laki bermata bulat itu bertanya sambil membantu Soyeon berdiri.
“Ck! Kau pikir apa kau akan baik baik saja setelah pantatmu mencium lantai hah?!” bukanya berterimakasih, Soyeon malah membentak lelaki imut ini. Ck! Pantas dia tidak punya pacar.
Lelaki imut ini hanya diam dan menggaruk tengkuknya. Mungkin inilah yang disebut awkward moment.
“Kyungsoo ya ini milik mu- oh! Bukankah kau Soyeon?” bagus. Belum selesai Soyeon meluapkan kemarahannya pada Kyungsoo, sekarang sudah ditambah dengan kedatangan lelaki cerewet yang tadinya hanya ingin menyerahkan minuman pada Kyungsoo tapi berubah haluan setelah melihat Soyeon.
“Hm” sekarang Soyeon sedang mengatur kemarahannya.
“Soyeon kelas A yang selalu mendapat ranking pertama se sekolah?” oh! Soyeon sepertinya mengurungkan niatnya untuk marah setelah mendapat pujian dari laki laki cerewet ini.
“Hum! Ne! Kau benar sekali” baiklah Soyeon mulai bangga.
“Soyeon sahabat hyun ji yang sexi itu kan?” dia beryanya lagi. Sebenarnya Soyeon malas menjawab Karena dia bilang Hyun ji sexy. Tapi apa salah nya mengangguk.
“Wah! Ternyata berita itu benar” lelaki cerewet itu berseru. Seperti melihat artis saja.
Dan sepertinya hal itu membuat Soyeon besar kepala. Dia mulai berpikir kalau dirinya sudah mulai populer seperti Hyun ji sekarang.
“Berita apa” Soyeon bertanya setenang mungkin. Berbeda dengan hatinya yang akan meledak setelah tau kalau ada berita tentangnya yang tersebar di sekolah.
“Ternyata kau memang benar benar galak seperti yang mereka bilang” oh! Sepertinya orang ini sudah tidak sayang kepala. Soyeon siap meledak sebelum Kyungsoo yang dari tadi hanya menjadi patung menenangkan Soyeon.
Baiklah. Soyeon tidak jadi menghantam lelaki cerewet ini. Terimakasih Kyungsoo.
Baru saja ia tenang. Tiba tiba datang tiga laki laki tiang listrik. Mereka teman Kyungsoo dan laki laki cerewet itu.
“Oh! Bukankah kau Soyeon teman Hyunji?”
“Ne” tidak ada kata sexy di sana jadi Soyeon dengan senang hati menjawabnya. Meski singkat.
“Yang galak itu?” lagi?
“Apa?!” tangan Soyeon sudah berada di udara dan akan melayang ke pipi laki laki tiang listrik bertelinga lebar itu kalau Kyungsoo tidak menahanya lagi.
“Sudahlah. Soyeon itu tidak galak” Kyungsoo menengahi.
Sepertinya Soyeon mulai suka dengan Kyungsoo ini. Dia pintar.
“Hum.. Aku tidak galak. Aku hanya benci lelaki cerewet seperti kalian” Soyeon membela diri.
“Siapa yang cerewet? Apakah Chanyeol?,Tao?,Kai?” sepertinya lelaki ini bukan hanya cerewet namun juga bodoh.
“Kau juga cerewet baek” ucap laki laki tiang listrik berkulit coklat.
“Begitukah?” Baekhyun bodoh.
Baiklah sekarang Soyeon harus mengatur amarahnya agar tidah meledak.
Ambil nafas panjang… Lalu buang. Ulangi…
“Baek- oh! Kau Soyeon yang galak itu kan?”
“Dasar cadel! Mati kau!”

.
.
.
Soyeon segera duduk ke meja setelah memesan pesanan. Tentang kejadian tadi. Dia tidak jadi memukuk Sehun karena Kyungsoo kembali melerai. Baik sekali lelaki itu.
“Ini minuman kalian” oh! Tidak lagii! Sehun dan ke sebelas temannya mendudukan diri di meja milik Soyeon dan Hyun ji.
“Kenapa kau yang membawanya?” Hyun ji bertanya sambil memicingkan matanya.
“Tadi ahjuma minta tolong padaku”
“Terserah. Ayo yeon-ah” Hyunji dan Soyeon pergi meninggalkan meja kantin.
.
.
.
“Astaga! Cepat yeon-ah” Hyun ji dan Soyeon lari terbirit birit menuju toilet.
“Aku tunggu di luar saja” sambil mengatur nafasnya. Soyeon berteriak pada Hyunji yang memasuki toilet sebelah kanan yang bertuliskan perempuan.
” tunggu dulu. Hyunji kau-”
“Soyeon-ah, mau main rubik?”
.
.
.
Hyun ji terkejut setengah mati ketika masuk ke dalam toilet. Bagaimana tidak. Di sana ada banyak laku laki. Dan dia. Oh sehun
“Oh! Nona, kau salah masuk toilet.” suara berat park Chanyeol membuka pembicaraan
“Mana mungkin. Tulisanya benar. Ini toilet wanita. Kalian yang salah” Hyunji membentak
“Kau lupa? Toilet wanita ada di sebelak kiri. Dan kau..” Sehun menyeringai penuh.
” hah?!. Astaga! Oh sehun! Ini pasti kelakuan mu!” Hyun ji berteriak kembali sambil memegangi rok nya. Dia ingin pipis.
“Apa yang kau lakukan hah?!” Hyun ji bertanya dengan nada yang tidak santai
“Aku hanya memberi mu latte dan menyuruh Xiumin untuk menukan tulisan di pintu toilet” ucap Sehun enteng sambil memberi kode pada sepuluh temannya untuk mendekat.
“Kau harus dihukum karena masuk ke toilet pria” astaga apa ini!?
“Soyeon ah tolong aku”
.
.
.
.
.
“Ahjuma mana latte ku?” ini Sehun ah.
“Terimakasih ahjuma. Oh! Ini untuk siapa ahjuma?”
“Ini untuk dua perempuan yang duduk di meja tengah itu”
Sambil menyeringai
“Ahjuma biar aku saja yang membawakanya”
‘Bagus ini sesuai rencana. Dan aku tidak perlu repot membelikan minum untuknya’ batinnya sambil memasukan sesuatu ke dalam latte.
‘Balas dendam ini akan sukses!
.
.
.
.
.
.
“Deng! Waktu habis” pria bermata bulat itu berkata setelah jarum panjang jam tangan nya sampai di angka 12.
“Arrghh! Kurang sedikit lagi Kyungsoo-ah. Beri aku waktu lagi.”
“Tidak bisa Soyeon ah. Sekarang giliran ku. Berikan rubiknya”
“Baiklah. Siap? Hana, dul, set!”
.
.
.
Muahaha! Cerita gue knp absurd banget ya? Maapkeun cerita yang gak nyambung dan alur kecepetan atau mungkin gak jelas, typo, bahasa aneh dan lain lain.
Jadi tolong komennya biar aku bisa tau di mana kekuarangan aku ^^ makasiih~~~*tebarbunga*

Advertisements

2 thoughts on “Gotcha!!”

Your Feedback, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s