[DRABBLE] FIRST LOVE — IRISH’s story

irish-first-love (2)

Illusion

With EXO’s Oh Sehun and A-Pink’s Oh Hayoung

Supported by Park Chanyeol as additional cast

A fluff, psycologhy story rated by PG-13 in drabble length

DISCLAIMER

This is a work of fiction. I don’t own the cast. Every real ones belong to their real life. And every fake ones belong to their fake appearance. The incidents, and locations portrayed herein are fictitious, and any similarity to or identification with the location, name, character or history of any person, product or entity is entirely coincidental and unintentional. Any unauthorized duplication and/or distribution of this art without permission are totally restricted.


©2015 IRISH Art&Story All Rights Reserved


“Aku sudah tahu kau pasti memilihku daripada Chanyeol kan?”

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

In Hayoung’s Eyes…

“Ugh.”, aku membanting tubuhku ke pinggir tempat tidur, sementara di ujung pintu, Sehun menatapku.

“Kenapa Hayoung-ah?”, tanyanya penasaran

Aku mendesah pelan, menatap Sehun yang kini duduk di sampingku.

“Lihat? Sudah kukatakan Eomma akan memaksaku menemui Chanyeol lagi.”, ujarku membuat Sehun tertawa.

“Sudah, temui saja.”, ucapnya.

“Aku tidak mau. Eomma mau menjodohkanku dengannya. Lalu bagaimana dengan kita?”, kataku tak terima karena Sehun tampaknya baik-baik saja dengan kemungkinan bahwa Eomma akan menjodohkanku dengan Chanyeol.

Sehun menyernyit, tapi kemudian Ia mengangkat bahu.

“Aku sudah tahu kau pasti memilihku daripada Chanyeol kan?”, ucapnya membuatku merengut.

Ya, memangnya siapa yang mau memilih Chanyeol di bandingkan Sehun? Lagipula, Sehun adalah cinta pertamaku!

“Tapi tetap saja aku kesal!”, kataku sambil menutupi wajahku dengan bantal.

Kurasakan lengan Sehun melingkar di pinggangku. Ugh, sungguh Ia selalu bisa membuatku merasa lebih baik di saat seperti ini.

“Sehun-ah. Geumanhae. Jangan menggodaku.”, ucapku mendorongnya.

Tapi Sehun malah menarik bantal yang kugunakan menutupi wajahku, dan Ia kini menatapku dengan tatapan jahilnya.

“Kenapa huh?”, ucapnya sambil mendaratkan kecupan kecil di bibirku.

BLUSH!

Aku yakin wajahku sudah semerah tomat sekarang.

“S-Sehun!”, bentakku.

Sehun malah dengan makin jahil mendekatkan wajahnya ke arahku.

“Kenapa? Kau mau ku cium lagi huh?”, tanyanya sembari mengeratkan lengannya yang melingkar di pinggangku.

Deru nafasnya beradu dengan nafasku, membuat jantungku melompat tidak karuan. Ugh, bagaimana bisa Ia begitu sempurna sampai membuatku jatuh cinta seperti ini?

“Bagaimana kalau Eomma melihat huh?”, tanyaku.

Lagi-lagi Sehun memagut bibirku lembut.

“Memangnya kenapa? Bukankah kau senang karena ada aku di sini, hmm?”, ucapnya membuatku yakin wajahku lebih merah dari sekedar tomat sekarang.

“Hayoung, kenapa kau masih di sini?”, aku terkesiap, bantal yang menutupi wajahku segera ku alihkan, tatapanku sekarang tertuju pada Eomma yang baru saja membuka pintu kamarku.

Aku bergerak menjauh dari Sehun, dan menatap Eomma.

“Kenapa?”, tanyaku.

“Kau tidak bersiap-siap?”, tanyanya membuatku segera geram.

Eomma! Aku tidak mau menemui Chanyeol! Aku akan tetap memilih Sehun! Aku tidak mau di jodohkan dengan Chanyeol!”, kataku keras.

Alis Eomma bertaut, sementara Ia hanya berdecak pelan dan menggeleng, sebelum akhirnya melangkah keluar dari kamarku. Kudengar bunyi kunci dari luar kamar. Ugh. Eomma pasti mengunciku lagi di kamar karena aku sudah menolak keinginannya.

Sungguh, kenapa aku punya orang tua yang suka memaksa?

 ██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

In Author’s Eyes…

“Kenapa kau kunci kamarnya, yeobo?”, seorang pria paruh baya menatap bingung ke arah istrinya.

Wanita berambut ikal itu lantas mendesah pelan, menaruh kunci kamar itu di atas meja dan menatap suaminya dengan alis bertaut.

“Hayoung mulai lagi.”, ujarnya kalem.

“Lagi? Apa lagi kali ini? Dia memukulmu?”, tanya suaminya khawatir.

“Tidak…”, wanita itu memejamkan matanya sejenak, kembali tatapannya Ia arahkan pada suaminya, “kali ini bahkan lebih parah.”, sambungnya.

“Apa yang Ia lakukan kali ini?”, tanya suaminya.

“Aku memintanya bersiap-siap. Kemudian… Chanyeol. Dia menyebut nama itu.”

“Apa?”, alis suaminya kini bertaut.

“Setelah berkata bahwa Ia punya kekasih bernama Oh Sehun, sekarang Ia bilang Ia tidak mau ku jodohkan dengan seorang bernama Park Chanyeol.”

Suaminya mendesah pelan, dan tangannya dirangkulkan pada bahu istrinya.

“Memangnya kau mau mengajaknya kemana tadi?”, tanya suaminya.

“Ke rumah sakit. Kau tahu tidak ada jalan lain, yeobo. Hayoung benar-benar harus kita bawa ke sana. Ia terus berhalusinasi tentang orang-orang yang tidak pernah ada.”

End.

Advertisements

32 thoughts on “[DRABBLE] FIRST LOVE — IRISH’s story”

  1. njir dah seneng aja baca sweet scene SeYoung eh kagak taunya cuman halusinasi Hayoung -_- :3
    btw gua kagak nyangka uri Hayoungie rada miring otaknya.. :v :v

    Liked by 1 person

  2. Aku sudah ngeduga cerita.a bakal kayak gini dan tebakanku benar! Yeyeyeye.
    Hayoung gilanya ad utung dikit. Seenggaknya dia ngebayanginnya bareng cogan2 pujaan jadi lebih baik gk usah disembuhin aja..

    Like

  3. ini ff lama dan aku baru bacaaa omg!! plot twistnyaaaa. aku kira cuma sehun doang khayalan hayoung, ternyata chanyeol pun diajak menjadi objek delusi. kereenn

    Like

Your Feedback, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s