[Freelance] OH MY POCU POCU

biground

Title : Oh My Pocu Pocu (in first)

Author : haya

Main cast :Oh Sehun, Park Ji Yoon, Baek Hyun, Park Chanyeol,etc

Genre : comedy, romance

Rating : general

Leght : Twoshoot

Desclimer :

Para readers ingat !!! para pemain cast adalah milik tuhan, saya hanya meminjam namanya untuk menjadi sebuah karya……hehehe *_*. Semoga para readers menikmati ff yang gaje ini . “warning warning warning” typo yang banyak”

“ Bahkan kau tidak pernah bergaul dengan gadis cantik secantik janggutmu itu !,  ayolah Oh Sehun tak sadarkah kau adalah pria yang tampan” 

“ Sudahlah jangan terlalu mengurusiku, aku hanya tidak ingin menjadi pria murahan —-“

“Apa kau bilang !”

“ Seperti kau Baekhyun” lanjut Sehun

-000-

Hari ini adalah pagi yang menyejukkan nan indah. Tidak seperti biasanya, cuaca yang panas yang membuat Park Jiyoon mudah mengeluarkan keringatnya. Kini musim semi telah tiba. Ini adalah suasana yang cocok untuknya untuk berlari menuju sekolah. Bahkan teman temannya pun sudah mulai berlari megejar kereta yang ditumpanginya. Park Jiyoon menyambar kereta tersebut dan menaikinya. Ia berdiri, bahkan bersama pria pria terpelajar lainnya.

Kini Jiyoon sampai di sekolahnya. Ia pun memasuki kelasnya. Ia  meletakkan tas di bangkunya dan mengeluarkan bukunya.

“Hai gadis, apakah kau kenal dengan seorang Oh di sampingmu ini” Baekhyun yang sedang mencoba mengenalkan Sehun kepada seorang gadis imut yang pintar dan cantik ini. Sehun mengelaknya, karena tidak terima dengan Baekhyun yang tiba tiba menariknya.

“Apa yang kau lakukan Baekhyun “ Sehun pun geram.

“ Sudahlah Sehun, ini adalah gadis yang tepat untukmu” Baekhyun berbisik pada Sehun sambil merangkulnya. Sehun hanya menghembuaskan nafasnya dan memutarkan kedua orbs cantik kembarnya.

“ Bagaimana?” tanya Baekhyun pada gadis tersebut

“ Tentu saja aku mengenalnya, dia adalah sunbae konyol yang sering bersembunyi dibalik loker ku “ jawab gadis tersebut  sambil membaca bukunya.

“ Oh ya Sehun..,kau sering bertemunya, apakah kau tahu namanya, mencobalah untuk berkenalan dengannya”

Bekhyun menggoda Sehun. Sehun hanya melirik  tak terima.

“Ayolah”. Akhirnya Sehun pun tak bisa menolak.

“Hai eehmm,,, bolehkah aku meminjam bukumu?”tanya Sehun pada gadis tersebut sambil menggaruk garuk rambutnya bercampur dengan rasa yang gugup

Ne, silahkan meminjamnya”

“ehmmm…. hamnida” Sehun pun pergi sambil menarik Baekhyun keluar dari kelas gadis tersebut.

-000-

Tiga orang pria konyol sedang menyantap jjangmyeon di kantinnya. Salah satu dari mereka menyantapnya dengan lahap bahkan mengambil jajangmyeon lain milik temannya. Sungguh tindakkan konyolnya yang tak sesuai seperti wajahnya yang tampan bahkan seorang namja imut. Pantas saja tingginya melebihi teman temannya yang hanya bisa menelan ludah melihat sumpit sumpitnya yang juga dilahap seorang Chanyeol. Sumpit sumpit itu terjajar bediri tegak di dalam tubuhnya hingga membuat tingginya serupa dengan predikat pria terimut di sekolahnya. Fansnya sangat banyak dan jika di hitung ia lah pria yang mempunyai fans tertinggi di sekolahnya.

“ Chanyeol kau telah menghabiskan 2 mangkuk jjangmyeon ditambah  2 jus lemon milik hoobae perempuan gendut yang ada di sampingmu  itu!” Sehun menegur Chanyeol. Sedangkan Chanyeol masih sibuk dengan santapannya.

“ Hei lihatlah Chanyeol ! bahkan ia menangis karena uangnya telah habis” tambah Sehun sambil melirik kepada hoobae samping Chanyeol. Sedangkan Chanyeol tidak menghiraukan perkataan temannya.Baekhyun hanya terdiam sambil menyerahkan sapu tangannya pada hoobaegendut itu.

mianhe temanku memang gila” Baekhyun mewakili Chanyeol untuk meminta maaf.Hoobae itu pun hanya pergi sambil menangis. Sedangkan Chanyeol pun menyeruput botol mineral yang di berikan sehun padanya.

Yehet…aku sudah kenyang” Chanyeol menghembuskan nafasnya sambil memegang perutnya dengan kegirangan.

“ Kau membuat hoobaemu kekurangan asupannya chanyeol” pungkas  sehun sambil mengambil botol mineralnya dari tangan Chanyeol.

“ Sudahlah lagi pula dia bisa mengambil air wastafel di depan kelasnya untuk ia minum”kata Chanyeol kejam.Baekhyun hanya menelan ludah dan menggeleng gelengkan kepalanya menerima kenyataan yang  terjadi.

“Oh ya apakah kau sudah berkenalan dengan hoobae yang baekhyun tunjukkan padamu itu?”tanya Chanyeol mengganti topik pembicaraan.

“ Sudah tetapi ia malu “ alih alih Sehun, Baekhyun pun malah yang menjawabnya.

“ Siapa namanya Sehun?” tanya Chanyeol berharap Sehun yang menjawabnya.

“ Aku tidak tahu, aku hanya meminjam bukunya” Sehun menjawabnya dengan cemberut.

“ Ku harap kau mengetahui namanya dengan label yang ia tulis di bukunya” Chanyeol pun menambahkan

Ne, maksudku seperti itu” kata Sehun

-000-

Park Ji Yoon POV

Aku kembali menaiki kereta yang sama seperti pagi tadi. Kini posisiku duduk karena tidak terlalu banyak penumpang. Aku menghembuskan nafasku, huft….hari ini sungguh melelahkan. Aku pun membuka tasku. Oh ya aku lupa!! Bukuku di pinjam sehun sunbae, padahal aku ingin membacanya Aku tak percaya sehun sunbae yang konyol itu terlihat dingin ketika menemuiku, dia gugup bertanya padaku? Ah sudahlah lupakan saja.

“hei gadis jangan melamun, kau tidak mau turun ”. Oh sebenarnya aku tadi melamun ? untung saja ada bapak bapak yang mengingatkanku.

Park Ji Yoon POV end

Sehun membuka kamaranya. Lantas ia melemparkan tasnya di ranjangnya. Setelah itu, di merebahkan dirinya juga di tempat yang sama. Sehun menghembuskan nafasnya di udara. Dia merasa hari ini benar benar hari yang melelahkan baginya. Dia teringat kejadiannya tadi di sekolah. Gara gara baekyun dia harus berhubungan dengan gadis. Dia pun teringat dengan buku hoobae itu. Lantas ia merubah posisi tidurnya dan mengambil buku itu di tasnya. Sehun pun membuka buku tersebut. Tertulis label dengan , nama: Park Ji Yoon dan nomor ponsel: 94949494. Sehun terlihat tersenyum karena ia melihat foto jiyoon yang imut terpajang di buku itu, tepat di atas label nama.

Lalu ia menyambar ponselnya. Memencet mencet tombolnya sambil tersenyum senyum. Disela sela saat ia sedang asyik dengan ponselnya, tiba tiba ponselnya pun berdering. Disitu dia memencet tombol bewarna hijau bertuliskan call di ponselnya.

“hufft…. Baekhyun lagi Baekhyun lagi..” sehun meniup rambutnya.

Sehun berlari terbirit birit. Sial kedua temannya mengejarnya. Seperti biasa dia melihat loker dan bersembunyi di belakangnya. Sehun sedikit mengintip. Untung saja Chanyeol dan Baekhyun sudah melewati tempat persembunyiannya. Dia pun bernafas lega. Tak lama kemudian Jiyoon datang, seperti biasa, dia pun melihat Sehun.

Anyeong” jiyoon melambaikan tangannya pada Sehun sembari menarik  kunci lokernya. Sehun hanya tersenyum sambil menunduk. Ia pun mengubah posisinya dengan berdiri.

“ Bagaimana Sehun sunbae, apakah cerita di bukunya bagus? “ Park Ji Yoon memulai pembicaraannya.

“ Oh ehmm….. bagus bagus” jawab Sehun berbohong, padahal ia tidak membacanya.

“ Sayang aku belum sempat membacanya” kata Jiyoon

“ Oh kalau begitu besok akan ku kembalikan padamu—-”

“ Eheemm pesan”Sehun memberi isyarat

“Oh ya maaf Sehun sunbae aku hanya melihatnya tadi pagi dan tak sempat menjawabnya,boleh.. sepertinya nanti ada waktu” jawab Jiyoon sambil tersenyum.

-000-

“ Hei Sehun tadi kau dimana, semenjak kami mengejarmu tadi aku tidak melihatmu”gerutu Baekyun bersama temannya si Chanyeol yang juga mengiyakan. Sehun tak merespond, dia sedang sibuk mencari jaketnya.

“ Hei Sehun!! Kenapa kau tak menjawab” protes Baekhyun semakin keras. Sedangkan Chanyeol mengiyakan kembali,

“ Sudahlah kau disini hanya kuperintahkan  untuk menjaga rumahku aku ada keperluan sebentar saja”oceh Sehun sembari mengambil sebuah buku di kamarnya dan memasukkan buku tersebut ke jaketnya. Kemudian ia menyambar kunci motornya dan bergegas pergi—entah kemana—tanpa sepengetahuan chanyeol dan baekhyun.

Akhirnya baekhyun pun hanya bisa meratapi nasibnya sebagai seorang babu penjaga rumah. Sedangkan bagi chanyeol, ini merupakan kesempatan bagus untuk menguasai isi rumah sehun dan menyantap semua makanan sehun. Ditengah kesibukan mereka berdua terdengar suara dering ponsel. Baekhyun yang penasaran pun langsung mencari sumber suara tersebut. Kamar sehun—tepatnya berada di meja. Baekhyun dan chanyeol pun lantas embuka ponsel sehun. Distu terlihat ada pesan dari kontak yang bernama Ji Yoon hoobae.

Ji Yoon Hoobae : aku sudah sampai di depan kedai sehun sunbae, bagaimana denganmu?

Dari ponsel itulah mereka tahu bahwa sehun akan bertemu dengan Ji Yoon—hoobaenya. Timbulah kejahilan chanyeol untuk membalas pesannya.

Oh sehun: sabar eoh Nonna aku sedang berada di perjalanan.

-000-

Park Ji Yoon masih berdiri melihat ke arah jalan sambil menengok kanan kiri jalan untuk memastikan sehun datang. Ia masih dengan seragamnya dan tas ranselnya. Tiba tiba ponsel Ji Yoon berdering. Ia pun mmenatap ponselnya— tatapan innocent—menelan ludah. Bisa bisanya Sehun memanggilnya Nonna. Ia pun mengeceknya berkali kali bahkan membacanya lebih dari sepuluh kali. Ia tidak salah melihat—sehun memangginya Nonna.

“ Ji Yoon hoobae!!!” panggil sehun—tanapa disadari— sehun telah sampai di dekatnya.

“mari masuk, mianhe lama menunggu” ajak sehun dengan senyum manisnya.

“  Aniya hanya lima menit saja” Ji Yoon juga tersenyum.

“ Kau mau memesan apa ?” tanya sehun sedikit canggung

“seperti kau saja sehun sunbae” jawab Ji Yoon masih dengan pikirannya dengan pesan sehun yang  bertuliskan kata Nonna. Ji Yoon melamun. Sedangkan ini kesempatan sehun untuk memperhatikan setiap detail wajahnya. Sehun menatap Ji Yoon dengan sempurna, tanpa sepengetahuan ji yoon. Ji yoon masih tetap melamun. Tiba tiba saja lamunan ji yoon buyar setelah pelayan kedai meletakkan pesanannya di meja. Sedangkan sehun kali ini terlamun menatap wajah Jiyoon. Ji yoon yang melihatnya sontak tersenyum malu— sehun mash tak sadar.

“ sehun sunbae jangan menatapku seperti itu, aku jadi malu” tutur Ji Yoon sambil menggerak gerakkan telapak tangannya ke depan muka sehun. Sehun tersontak kaget.

aighoo”

Mianhe, aku hanya kagum dengan wajahmu, oh tidak maksudku—“ Sehun terbata bata bingung ingin mengatakan apa. Ji Yoon tertunduk malu.

“ sekali lagi maafkan aku, oh ya ini bukumu, aku sudah selesai membacanya gomawo” pungkas sehun sambil memberikan buku Ji Yoon dari dalam jaketnya.

“ Mari makan!” Ji Yoon mempersilahkan Sehun mengangguk.

Mereka berdua pun  keluar dari kedai. Sehun beejalan di belakang Ji Yoon.

“ Hei Ji Yoon hoobae! Mari kuantar pulang” ajak sehun

“ tidak perlu, aku bisa pulang sendirian” tolak Ji Yoon dengan halus. Ternyata gadis ini keras kepala juga.

“ sudahlah mari  ku antar pulang, tak baik jika gadis pulang sendirian, apalagi sekarang mendung” ajak sehun memaksa Ji Yoon. Akhirnya Ji Yoon pun tak bisa menolak.

 

 

Yeay para reder sudah jadi fanfiction first nya, ditunggu ya kelanjutannya. Pengen tahu arti dari pocu pocu, sebutkan komentar kalian !! dan ikuti kisah selanjutnya. Gomawo

 

 

 

Advertisements

2 thoughts on “[Freelance] OH MY POCU POCU”

Your Feedback, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s