Obvious Lies PART.1 — ALONA’s Fictional Story

20160318141621.jpg

EXO;Oh Sehun & OC; Shin Seul Mi 

OneShot Length /// HurtSad — Life /// Rated by PG – 15!!

Disclaimer;

 FF is MINE. I just PLOT owner, not CAST. FF is belongs to Reader.If the reader find the groove and the same story, it’s an accident. It made me purely from my imagination. So, any false things here are for falsehood, place names, character, background, all just imagination and fiction.

Thanks for Poster,By ; HyeKim

Backsound;

> Song Ji Eun [Secret] — False Hope

ÏÏ


a Fanfiction by ALONA



“Kebohongan yang sudah jelas tidak usah ditutup – tutupi lagi!”


 

Seul Mi menatap bulir – bulir air yang membasahi jendela apartementnya. Udara dingin menyapa pahanya yang telanjang.

Seul Mi memang hanya mengenakan kemeja putih yang sangat kebesaran pada tubuhnya,yang menutupi setengah pahanya. Hingga udara itu terasa amat menusuk kulitnya.

Gadis itu duduk dengan tenang. Hingga sepasang lengan kekar putih merengkuh pinggangnya.

 

“Kau tidak tidur?”Ucap seorang pria.

Bau maskulin,memasuki indra penciumannya. Bahu kirinya terasa berat. Leher sebelah kirinya terasa geli, dan meremang karna bibir tipis pria itu menciumnya.

Seul Mi meremas lengan yang melingkari pinggangnya. Lalu tak lama, melepas lengan itu. Gadis ini membalik badan, memilih menatap sosok pria itu intens.

 

Siapa yang tidah jatuh dalam pesona pria itu?

 

Dengan rambut hitam yang dinaikan,menampilkan kening sexynya. Mata sipit bagai elang, yang selalu menatap tajam. Bibir tipis yang merah.

Dagu lancip. Dengan kulit yang kontras putih pucat.

Seul Mi pun mengakui pria ini amatlah tampan. Meski brengsek.

 

Gadis pemilik rambut ikal ini memilih gelengan sebagai sebuah jawaban.

Pria itu duduk disampingnya. Lalu tak lama, mengangkat tubuhnya. Hingga duduk di pangkuan pria itu.

 

“Kau harus banyak makan!”Lagi – lagi pria itu berucap. Meski tenang tapi,di sana aada nada perintah.

Pria itu memeluk Seul Mi erat. Membuat gadis itu merasa hangat. Dia dapat merasakan dada bidang dan terbentuk pria itu akibat dirinya terlalu menempel.

 

Seul Mi merasa amat tenang saat berada di pelukan pria itu.

 

Pria itu mulai mendekatkan kepalanya, Lalu mencium bibir mungil dan berisinya. Melumatnya. Menelusuri isinya saat Seul Mi membuka mulutnya. Memberi akses. Memudahkan pria itu dalam memuaskan hasratnya.

Semakin lama gadis bersurai hitam itu mulai membalas lumatan panas itu meski kecil,Karna jujur. Seul Mi mengutuk dalam hati,Bahwa pria brengsek ini memiliki predikat ‘Good Kisser’. Maka dari itu dirinya selalu dibawah kendali pemuda albino itu.

 

      —o0o—

 

Seul Mi terbangun karna cahaya matahari yang menyilaukan. Gadis itu membuka kelopak matanya, dan menemukan disebelahnya kosong.

 

Ya, pria itu pergi lagi sebelum dia bangun. Selalu begini.

 

“Aku mencintaimu,Oh Sehun!”Bisiknya. Begitu lirih dan pasrah.

 

 

             —o0o—

 

Seul Mi merapikan kemeja putih dan rok hitam polos selututnya yang kusut karna duduk di bus tadi.

Dia menghembuskan nafasnya kasar.

 

“Yo! Tumben ‘Gadis kesayangan’ tuan Oh baru datang?”Seorang pria menghampirinya.

Gadis bersurai hitam itu menghembuskan nafasnya lelah.

“Ani.. Geumanhae! Aku bukan ‘gadis kesayangannya’!”Lirihnya seraya melangkah memasuki gedung pencakar langit yang bergaya klasik itu.

“Bagaimana bisa dibilang tidak, jika tiap hari kau dipanggil dan disapa olehnya? Kau tau sendiri bukan? Bahwa Tuan Oh itu tak berekspresi dan dia begitu dingin. Tapi saat bersamamu, tidak!”Pria bermata rusa itu tidak ada henti –  hentinya membicarakan pria yang sedang Seul Mi hindari. Hingga gadis berambut hitam ikal itu memilih melangkah mendahului pria yang tengah mengoceh layaknya gadis.

“YA! Shin Seul Mi! Awas kau.. Aku yakin kau aakan menyukai pria itu!”Teriak pria bername tag Lu Han itu.

 

Aku sudah menyukainya! Buat apa kau mengutukku?‘Batin Seul Mi.

 

 

Gedung pencakar langit itu sudah mulai dipadati banyak orang. Tentu saja alasan mereka untuk bekerja.

“Nona Shin! Bisakah kau berikan ini pada Tuan Oh?”Seorang gadis muda mendatangi mejanya. Membuat dirinya memindahkan fokus dari layar monitor berisi jadwal sang Bos, menuju mata sipit seorang gadis.

“Ehm.. Maaf, aku adalah karyawan yang baru saja magang…”Gadis yang memiliki rambut panjang berwarna coklat itu membungkuk.

“Aku tau,terima kasih! Aku akan berikan nanti!”Ujarnya. Membuat wajah gadis muda itu berubah drastis,menjadi bingung. Tapi senyum di bibir tebal itu tak pudar.

“Kudengar kau kekasih Tuan Oh, benarkah Eonnie?”Tanya gadis itu. Membuat Seul Mi merasa tak nyaman.

“Maaf, kenalkan namaku Kim Sera!”Seru gadis berambut coklat itu. Namun, Seul Mi hanya diam. Lalu memandang sebuah map berwarna hijau,mengambilnya. Lalu berdiri dan melangkah menuju ruang direkturnya. Meninggalkan sosok gadis bernama Sera yang tengah tersenyum tipis.

 

“Itulah yang membuat Sehun menyukaimu!”

 

                —o0o—

 

Suara benda jatuh terdengar nyaring dari luar ruangan itu. Membuat kening Seul Mi mengkerut.

 

“Aku sudah bilang! Aku tidak mencintainya Lu Han! Bagaimanapun dia hanya sesosok gadis yang mirip Sera!”Suara teriakan itu membuat Seul Mi berhenti melangkah. Otaknya kembali mencerna. Merasa pernah mendengar nama itu. Bukankah itu nama gadis magang tadi?

 

“Dengar ya Sehun! Tapi, bagaimanapun juga dia punya perasaan! Dan kau sama saja membohonginya!”Suara teguran milik seorang pria membuat Seul Mi terbangun dari lamunannya. Lalu memilih mendengar setiap ucapan dari 2 orang ddidalam sana, yang entah sedang membicarakan siapa. Yang pasti soal gadis bernama Sera.

 

Jujur hati Seul Mi terasa aneh.

 

“Maka itu jangan beri tau!”Geram Pria yang Seul Mi ketahui Sehun.

 

“Tapi dia akan tau! Hentikanlah Sehun! Kau menyakiti Seul Mi! Gadis itu terlalu naif!”Lirih seorang pria.

 

Seul Mi menegang. Jadi, mereka tengah membicarakan perihal dirinya?

 

“…”

 

Hening. Seul Mi mulai merasa badannya bergetar. Entah kenapa dia ingin Sehun mengatakan,

Aku memang menyukainya. Tapi itu terdengar tak mungkin.

 

“Kau boleh mengambilnya, Aku sudah melepasnya! Aku akan mencari jalang lain yang bisa membuatku merasa bahwa dda Sera!”Ucap Sehun monoton.

 

Seul Mi mulai merasa pipinya basah.

 

‘Jadi,kau hanya menganggapku sebagai sesosok gadis yang mirip Sera?’

 

 

               —o0o—

 

 

Seul Mi PoV

 

Aku memandang jendela besar yang menampilkan kota Seoul, yang selama 2 tahun ini menjadi kaca favoriteku!

 

Memandangnya seakan melepas rasa rinduku. Karna,ya.. Aku memang akan merindukan kaca ini. Aku kan tidak bisa tinggal di apartement mewah ini lagi. Ya, apartement Sehun.

Aku sudah memasukan seluruh pakaianku kedalam koper berwarna hitam. Warna yang mulai kusukai semenjak bersama Sehun.

 

Jam terus berdetak, dan makin berlalu. Tapi, tak ada tanda – tanda bahwa Sehun akan pulang. Kemana pria itu?

 

Ah, mungkin mencari sosok gadis lain yang mirip Sera itu. Kuakui, Sera memang cantik. Dengan wajah putih, dan tinggi semampai. Rambut coklat yang panjang. Dan mata sipit.

 

Mereka cocok. Ya, Sehun dan Sera. Serasi.

 

Mataku mulai memanas, membuat jemariku bergerak cepat menghapus bulir – bulir air yang terus mengalir.

 

Drrt Drrrt

 

Ponselku bergetar, menampilkan nama pria itu. Aku memilih mengangkat, aku harus bilang dulu bukan? Aku masih ingin tercap sebagai gadis sopan.

 

“Halo?”

 

“…”

 

“Di-Dimana?”

 

“…”

 

“Bagaimana bisa?”

 

“…”

 

“Aku aakan ke-kesana!”

 

Sambungan suara gugupku terputus.

 

Sehun mabuk.

 

Pasti pria itu banyak pikiran. Ah mungkin,sulit menemukan sosok gadis yang mirip Sera.

Tunggu, aku bingung. Bagian mana dari diriku yang mirip dengan gadis seistimewa Sera? Mungkin Sehun salah lihat.

 

Aku sampai di sebuah club malam. Sebuah club yang kuketahui milik sahabat kaya Sehun.

 

“Akhirnya kau datang! Sehun terus meracau memanggil namamu!”Seorang pria berkulit tan menghampiriku, lalu menarik tanganku menuju sudut ruangan.

 

Bau alkohol mendominasi tempat ini. Cahaya remang – remang membuatku pusing. Dan para pasangan yang sedang menikmati hasrat mereka membuatku merinding.

 

Apa ini yang setiap hari Sehun lihat? Miris.

 

Pria albino itu terduduk di sofa, dengan kondisi berantakan.

 

Kemeja putih yang kusut dan terbuka 2 kancing teratasnya. Jaz yang sudah tersampir di bahunya. Dasi yang menurun.

 

“Kau bisa membawanya pulang kan?”Pria tan itu berucap khawatir.

 

“Ya, aku bawa mobil!”Ucapku membuat pria berwajah tampan itu menghela nafas.

 

“Terima kasih, maaf ya.. Aku tidak bisa mengantarnya, Aku harus mengurus club ini!”Lirih pria itu. Membuatku tersebyum tipis.

 

Pria yang kuketauhi bernama Kai itu mulai memasukkan Sehun ke mobil Swiftku lalu berucap’ hati – hati ‘dan pergi.

 

Kai memang terlihat seperti pekerja keras.

—o0o–

 

Sehun terus meracau tak jelas. Membuat Seul Mi kewalahan.

 

“Aku mencintai Sera!”Lirih pria itu. Membuat Seul Mi menghentikan kegiatannya.

 

“Kau hanya menelfonku disaat kau mabuk Hun!”Isaknya. Ya, Seul Mi menangis. Lagi.

Tapi masih tetap membersihkan tubuh Sehun dari bau alkohol.

 

“Kau akan tenang Hun! Kau bisa bertemu Sera.. Aku akan pergi!”Seru Seul Mi dengan nada bergetar.

 

Sebuah tangan meremas pergelangan tangan Seul Mi.

 

“Apa yang kau lakukan?”Suara desisan itu membuat Seul Mi berhentu membuka sepatu mahal Sehun.

 

“Maaf… Aku hanya-”

 

“KAU BUKAN SERA YANG BISA MELAKUKAN ITU UNTUKKU!”Tiba – tiba Sehun berteriak. Membuat Seul Mi terlonjak dan menangis.

“Iya.. Aku memang bukan Sera! Carilah Sera mu itu! Aku akan pergi!”Seul Mi langsung memunguti handuk kecil yang digunakannya untuk membasuh keringat Sehun dan berdiri untuk melangkah.

 

“Kau pikir, kau bisa kemana?”Suara geraman Sehun membuat Seul Mi berhenti.

 

“Tentu saja pulang! Ini bukan rumahku!”

 

“Tidak. Kau tetap disini!”

 

“KAU EGOIS HUN… KAU MENYAKITIKU TAPI KAU TAK MAU SENDIRI!”Isak Seul Mi dan semakin histeris. Gadis itu memukul lengan Sehun yang mendekapnya.

 

“Ya… Aku mencintai Sera! Bukan dirimu…”

 

Kau terus membohongi dirimu… Lalu untuk apa kau menggumamkan namaku, dan memintaku jangan pergi tadi?

 

FIN

What The Hell?

Maafkan aku yang baru ngepost lamaaa….*bow

Ini sibuk ama sekolah, yang tiap hari bikin gedeg. Tapi tenang aja, aku bakal tetep usahain sabar*Apaan Alona?

 

Ehm.. ini Sebenarnya tadinya mau dibikin Oneshoot. Tapi entah kenapa pengen bikin Short Chapter gt…*ahaay

 

Aku tau, Chap ini Gajee… Dan ngebingungin… Tapi tenang aja, aku bakal jelasin nanti di chap depan. Ini sekitar 3 Chap kok.

Dan….ehm.. Aku ceritanya mau ngetik Sequel Wedding Dress… tapi, lagi banyak project.. jadi yang nunggi ntu FF sabar ya.. hehehe.. Bakal diusahain secepat yang aku bisa kok^^

 

sekian cuap cuapku… ❤

Advertisements

11 thoughts on “Obvious Lies PART.1 — ALONA’s Fictional Story”

  1. Hallo dek, aku izin nengok Ffmu loh ini karena muncul di notifikasi wpku karena kredit posternya 😆

    Jadi gini toh. Ck sehun mau kucabeeeek cabeeek/? IH LU KAMPRET YA SEHUN KALO SATU YA SATU GAK USAH RAKUS MINTA DUA IH KZL MANA NYURUH LUHAN NGAMBIL SEULMI AAAAAA MY LUHAANNNN/GERET LUHAN BALIK KE RUMAH/ oke abaikan abaikan…. -___-

    Seulmi udah tinggalin aja Sehun biar kena, biar mampus, biar tau rasa biar NGEH SAKITNYA TUH DISINI DISINIIIIII.

    Udah udah Elsa kepo sama kelanjutannya. Lanjutin ya dek /aegyo/dibuang/

    Oh ya kali2 kamu mampir ke fic aku dongsss /dibuang lagi/ilang bareng Luhan/

    Liked by 1 person

    1. IYA… AKU YG BIKIN CERITA AJA PEENGEN LIPET SEHUN TRS MASUKIN KANTUNG?*LHO?

      GMN gk trs netep kak? ORG… COwoknya macem Hun? GMN SEUL MI GK RAGU?*LHO?

      Walaaah jan digerrrt kak… di gendong aja*Lho lagi?

      SIIIPSEUUU KAK.. PASTI MAMPIIIR, TUNGGU AKU…😆😅

      Mksh udh sempetin baca dan komem kak^^

      Like

      1. Lipet aja masukin aja gereget aku ih zbl. :”)) btw dek aku baca ffmu pas lagi pelajaran di sekolah. Mentang2 aku orang luar negri aku suka dicuekin buat pelajaran -_- ini sumpah betein banget untung belajar matpel indo lewat skype //elsa curhat//

        Ah sehun tak gampar sini. Aku gendong luhan encok tar hikz

        Oke ditunggu ^^ kamu ada line gak? Aku minta dongs

        Like

      2. Wkww… Hahaha… Beeh kaga ketauan kak??? AKU MAH NYARI HIDUP… NANTI KALAU NAMPAR HUN… DITAMPAR 8 COWOK LAIIIN/HAYOLOH😨
        SIIP… Ada siiih…Ni.. lovitadaus37

        Like

    1. Hai juga…^^ Iya, Dia jahat… Tapi jahatnya gak bikin benci/Lho?

      Pasti dilanjut Kok😀… Ditunggu ya^^

      Salam kenal Juga Tari-Ah😇 mksh y udh sempetin baca trs komen.. Seneng kenal km👧

      Like

Your Feedback, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s