[Sehun Birthday Project] Farewell

PicsArt_04-13-11.36.09

Farewell by Snowflake

.

Summary :

-Her Side Story-

Aku putus dengannya hari ini. Aku mengatakan kalau aku tidak bahagia bersamanya. Dia bahkan tidak bertanya kenapa. Aku pikir dia akan memintaku untuk tetap disisinya. Tapi dia tidak melakukannya. Dia hanya membiarkan aku pergi. Dan, hanya begitu saja.

Aku KEHILANGAN pria yang sudah sangat lama aku cintai.

-His Side Story-

Dia putus denganku hari ini. Dia mengatakan kalau dia tidak bahagia bersamaku. Aku bahkan terlalu sakit hanya untuk bertanya kenapa. Aku ingin menghentikannya agar tidak pergi. Namun, jika dia tidak bahagia denganku untuk apa aku menahannya agar tetap di sisiku? Jadi, aku hanya membiarkan dia pergi begitu saja. Dan, hanya begitu saja.

Aku KEHILANGAN gadis yang sudah sangat lama aku cintai.

.

Cast by : Sehun (EXO) and Kim Seul Mi (OC)

.

Genre : Sad, Angst, Hurt | Length : Oneshoot|Rating : PG-15

.

Disclaimer : This story is mine. DONT ever to try COPY PASTE this Fic without my permission! Cast belong to god and their family, but this plot story totally mine.

.

Hope you enjoy~

Sorry if you found some typo’s. im still human at all^^

 

***

Kim Seul Mi Side Story

***

 

“Aku ingin kita putus, Sehun.” Aku sedikit meredam sakit di dadaku ketika kalimat laknat itu terlontar dari bibirku. Sesak yang kurasakan sesaat setelah memasuki cafe tak kunjung berkurang. Bahkan semakin bertambah ketika melihat sosok itu tengah menatapku intens begitu kalimat itu berhasil di dengar oleh telinganya. Tuhan, bantu aku.

Kulihat dia terkejut akibat efek dari kalimatku. Bola matanya turut membulat seakan tak percaya dengan apa yang berhasil didengarnya. Nafasnya terlihat mulai terburu tapi dia bahkan mampu menutupinya dengan sifat tenangnya yang khas.

Aku tersenyum miris dalam hati. Kau selalu seperti itu Sehun-ku. Bagaimana jika aku semakin tak bisa melepaskanmu?

Bukan tanpa sebab aku melakukan ini. Sungguh, ini bukan hal yang ingin aku lakukan. Tapi, ini diluar batas kemampuanku. Aku membenci takdir. Demi Tuhan aku membencinya! Dia bahkan harus membuatku melakukan ini dengan orang yang kucintai. Ya Tuhan, Sehun-ku.

Menghela nafas pelan, aku berusaha menguatkan hatiku. Hal ini harus berakhir. Aku tak ingin menyakitinya terlalu dalam.

“Aku tak bahagia denganmu, Sehun.” Tidak Sehun. Justru aku sungguh bahagia denganmu. Tiap detik bersamamu adalah kebahagiaanku!

“Kau membosankan.” Brengsek! Bisakah mulutku berhenti Tuhan? Aku tak ingin menyakiti dirinya lebih jauh! Kumohon..

“Aku tidak mencintaimu lagi.” Ya Tuhan. Aku munafik soal ini! Aku terlampau mencintainya. Aku mencintai namja ini Tuhan. Bagaimana bisa takdir begitu rumit seperti ini?

Hatiku memberontak tak terima dengan ucapan hasil otakku. Seakan hal yang kulakukan ini adalah kesalahan fatal. Menyakiti Sehun. Menyakiti namja yang kucintai. Tapi, cintaku, aku bisa apa?

“Baiklah jika itu maumu.” Aku tersentak kaget dengan respon Sehun yang terlampau cepat. Astaga! Apa dia tidak ingin menanyakan alasanku seperti ini? Apa dia tidak memikirkannya?! Ya tuhan! Tidak! Kumohon jangan setujui hal ini, Sehun! Kumohon.

“Kita berakhir, Seul.”

‘DEG’ Aku meremas ujung dressku kuat-kuat. Jadi…Inikah akhirnya? Begini saja? Hanya sampai disini sajakah cinta kita Sehun? Demi Tuhan, aku masih mencintaimu, Oh Sehun!

“Aku..senang mendengarnya. Jadi mulai saat ini kita tidak ada hubungan apa-apa lagi, bukan?” Sial! Bisakah mulut ini dirobek? Ya Tuhan, kenapa aku bisa menjadi sekejam ini padanya?

Tidak! Aku tidak tahan lagi! Aku harus mundur. Aku harus pergi dari hadapannya! Jika, tidak aku akan semakin menyakitinya, Tuhan.

“Aku pergi dulu. Terimakasih atas semuanya, Oh Sehun.” Tahan tangisanmu, Kim Seul Mi! Tahan! Tunjukkan kau gadis yang kuat!

“Selamat tinggal.” Aku bangkit dari kursiku dan melangkah menjauh untuk keluar dari cafe itu sedikit terburu. Melangkah jauh untuk meninggalkan kisah cintaku yang gagal bahkan, disaat aku begitu mencintainya. Ironi, bukan?

Begitu keluar dari cafe itu rasanya dadaku semakin sesak dan tidak sedikitpun membaik. Aku tidak kuat Tuhan. Kulirik dari sudut mataku untuk melihat sosok Sehun yang masih duduk diam di mejanya. Apa dia baik baik saja?

‘Tes’

“Kau bahkan tak mengejarku, sayang.”

Dan, detik setelahnya aku meninggalkan cafe itu. Meninggalkan cintaku yang berakhir karena takdir.

***

Oh Sehun Side Story

***

 

“Aku ingin putus, Sehun.” Aku tertegun begitu kalimat itu keluar dari mulut gadisku. Hatiku tersentak ngilu. Demi Tuhan, apa yang gadis ini bicarakan? Kami bahkan baru saja masuk cafe untuk sekedar menikmati akhir pekan yang menenangkan. Dan apa yang baru saja dia katakan? Dia meminta putus?

“Aku tak bahagia denganmu, Sehun.” Jantungku kembali berdenyut sakit. Ya Tuhan, apa lagi sekarang? Gadis ini tak bahagia denganku? Jangan bercanda! Bahkan selama ini kami nyaris tak pernah bertengkar. Dan dia selalu tersenyum untukku. Bagaimana bisa dia tidak bahagia denganku?!

“Kau membosankan.” Cukup, sayang! Cukup! Aku tak ingin mendengarnya lagi, bodoh! Ya Tuhan, kumohon hentikan. Aku bahkan tak bisa untuk bersuara. Tenggorokanku terasa sakit. Sayang, hentikan!

“Aku tidak mencintaimu lagi.”

‘DEG’ Oksigenku lenyap begitu saja ketika kalimat laknat itu keluar dari mulut gadisku. Ya Tuhan, aku mencintainya! Demi apapun aku mencintainya! Dadaku semakin sesak. Ini diluar kemampuanku, sayang.

“Baiklah, jika itu maumu.” Sialan! Kau brengsek Oh Sehun! Bagaimana bisa kau menyetujuinya di saat kau masih mencintainya?! Ya Tuhan, ini bahkan terlalu menyakitkan walaupun aku berusaha tak menunjukkan kekecawaanku padanya.

“Kita berakhir, Seul.” Ya Tuhan, Sehun! Kau bahkan tak menanyakan alasannya kenapa gadismu ingin berakhir denganmu! Sepengecut inikah dirimu? Tanpa sadar hatiku memaki diriku yang lebih memilih berbicara melalui otak. Sial! Apa aku mendadak menjadi gila?

“Aku…Senang mendengarnya. Jadi, mulai saat ini kita tidak ada hubungan apa-apa lagi, bukan?” Sayang? Hentikan! Benarkah..Benarkah ini dirimu? Kemana gadis yang mencintaiku dulu? Kau berubah sayang!

“Selamat tinggal.” Tidak kumohon jangan! Sial kau Sehun! Kenapa badanmu tak bergerak? Kau ingin membiarkannya pergi? Hei, brengsek! Sadarlah!

Dia akhirnya melangkah pergi. Gadisku. Gadisku yang kucintai pergi menjauhiku. Bahkan dia tak menoleh kebelakang. Menoleh ke arahku lagi. Tuhan, apa ini akhir kisah cinta kami? Ini terlalu memilukan! Aku masih mencintainya.

“Benarkah kau tidak mencintaiku lagi, sayang?” Lirihku pelan sembari menoleh ke sosoknya yang ada di luar cafe. Sesak di dadaku semakin menguat ketika dia kembali melangkah. Melangkah pergi. Meninggalkanku.

“Aku mencintaimu, sayang. Maafkan aku. Jika kau tak bahagia denganku, aku tak akan menahanmu lagi.”

Dan, detik setelahnya aku sadar. Aku telah kehilangan dirinya. Untuk selamanya.

-FIN-

AN :

Kyaa! FF apa ini? Kenapa begini?? Astaga, maafkan author yang membawa kisah baper untuk readers sekalian. Hanya ini yang bisa author kasih untuk kalian :’) Mianhae~

Author mohon jangan bunuh author T_T

Author hanya ingin ngucapin Happy birthday sama mereka, Sehun and Luhan. FF ini hanya sebagai perwakilan atas rasa bahagia author untuk ulang tahun mereka. Semoga Sehun, Luhan dan EXO semakin sukses yaa~

Salam manis,

Snowflake.

Advertisements

2 thoughts on “[Sehun Birthday Project] Farewell”

Your Feedback, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s