The Dark Knight ‘Chapter 1’

image

Beginilah rasanya menjadi seorang penggemar? Hatimu berdebar bahkan saat seseorang tanpa sengaja membicarakan idolanya..

           Title: The Dark Knight

            Author: Puspita.desu

            Cast: Oh Sehun
                      Alice Wu

             Genre: Romance, Mistery.

             Length: Chapter

—————

Aku melihat rambut merah mu yang kian bersinar, saat itu sangat gelap tapi kau seperti bintang di kegelapan malam..

Oh Sehun

Hal yang tak pernah terbayangkan dalam benak enam pemuda yang kini menatap berkerut pada sekeliling mereka. 
Sekalipun mereka tak pernah memimpikan akan berada ditempat seperti ini.
Lain hal dari megahnya panggung pertunjukkan yang kini sudah menjadi kehidupan para pria itu, atau gemerlap tata lampu yang padam dan para fansmereka menerangi nya dengan lighstickseputih bintang kebanggaannya.

Ini sama sekali berbeda.

Hal yang mereka dapat ketika liburan atau yang dinamakan dengan paket liburan itu sudah biasa, namun tempat yang kini mereka jamah terus saja membuat pria-pria itu tak percaya.

“Yang benar saja, untuk apa kita mengunjungi bangunan runtuh? Apa manager-nim ingin kita membangunnya? Ya Tuhan, aku frustasi..”

Pria berambut blonde mengungkapkan ide gila manager mereka, tidak habis pikir akan pria pendek yang mengatur jadwal sibuknya akan menghadiahi bangunan tua yang luar biasa buruk rupa untuk mereka kunjungi.
Mendesis pelan dan memijit keningnya, bahkan untuk mengadakan konser di kota ini pun dia dan grupnya tak pernah menjadwalkan.

“Mungkin saja Manager-nim ingin kita mengetahui sejarah bangunan ini, konon katanya kuil ini memiliki cerita yang sangat terkenal sampai sekarang, jangan terus mengeluh Baekhyun..”

Pria disebelah Baekhyun menyuarakan pendapatnya dan mencoba berpikir positif, kendatipun dalam benaknya terus saja mengkerut bingung dengan apa yang mereka lakukan sekarang.
Namun karena dia pemimpin disini, pria itu harus menjadi penengah dan penenang diantara mereka semua.

Pria bernama Baekhyun kini terdiam, terlalu malas untuk bertanya lagi. Dari semua pertanyaan yang dia berikan, hanya Suho leader mereka yang menjawab dan jawabannya selalu sama.

Mungkin manager-nim ingin kita bersyukur dengan keadaan kita sekarang,

Mungkin Manager-nim ingin kita tidak terus melihat yang lebih baik atau yang lebih indah. Lihat saja keadaan disini,

Mungkin manager-nim ingin kita mengetahui sejarah tempat ini.

Dan masih banyak mungkin lainnya,
Apa jika setelah ini dirinya dimakan hantu penunggu kuil itu juga sebuah kemungkinan?

Suho-nya yang juga kebingungan.

Bahkan Chanyeol yang terbiasa bersemangat pun tampak menguap mendengarkan pemandu wisata yang masih mengajak mereka berkeliling.

Jelas saja tak ada yang menikmati  trip mereka kali ini.

Kuil Parthenon, Yunani.

Oh Sehun tampak tenang mendengarkan pemandu wisata mereka yang masih semangat menjelaskan perihal tempat itu, kendati sebagian dari mereka yang tidak mendengarkan dan secara terang-terangan menguap lebar selebar bokong Chanyeol dan Baekhyun yang sedari tadi berbisik menanyai perjalanan mengerikan menurut kamus-nya. Kedua pria itu terus saja membuat mood nya buruk.

Disisi kanannya Do Kyungsoo dan Kai berjalan beriringan, tampak tenang seperti dirinya, berjalan lurus mengikuti arahan pemandu meski kini keduanya juga terlihat amat bosan.
Dan tetua mereka yang berjalan didepan dengan sang pemandu yang terus menenangkan Baekhyun yang bagai bebek peliharaan Chen, Sehun bersumpah setelah ini akan menyumpal mulut luar biasa berisik Hyung-nya ini.

Namun dia tetap terpaku, terpukau akan kuil runtuh dan segala arsitekturnya.

Oh Sehun tidak pernah membayangkan akan ke tempat ini,
Tempat impiannya sejak kecil.

Oh sebut saja dia gila,
Memimpikan reruntuhan untuk dia kunjungi.
Tapi fakta bahwa dirinya penggemar berat animasi anak Saint Seiya menjadikan pria itu juga menyukai negara yang diangkat sejarahnya dalam animasi itu, Yunani.

Dan Athena.

Dewi Yunani yang sangat terkenal akan kekuatan perangnya, Dewi yang digambarkan luar biasa cantik walau Sehun tidak menyukai akan statusnya yang tidak menikah sampai dewi itu meninggal.

Tapi putri kesayangan Zeus ini selalu berhasil membuat Oh Sehun terkagum-kagum akan kisahnya, bahkan dirinya sempat menginginkan mencari seorang gadis yang kuat dan rupawan,
Layaknya Athena.

Oh Sehun benar-benar gila.

Dan fakta bahwa dirinya mengunjungi kuil Parthenon yang merupakan persembahan untuk dewi Athena itu membuatnya lebih gila lagi,
Ingin sekali berjingkrak girang, namun dia terlalu gengsi untuk melakukan itu disaat semua rekannya mati kebosanan.

Alhasil pria itu hanya diam sembari mengabadikan setiap sudut bangunan itu dengan polaroidnya.

“Gambar seperti apa yang kau dapat dari tempat ini Sehun?”

Baekhyun mulai mengoceh lagi, melihat Sehun yang terus saja memotret kuil itu membuat lidahnya gatal untuk bertanya.

Sehun terdiam, irisnya mengamati hasil jepretan nya. Terdapat tiang yang memiliki dua gaya bangunan yang disebut friz dan metope. Jika bangunan lain di seluruh dunia memiliki tiang dengan satu gaya, maka kuil Parthenon memiliki dua gaya.

Itu menurut yang Sehun baca di artikel.

“Kau tak tahu seni ya Hyung, kuil ini memiliki nilai seni arsitektur yang sangat tinggi..”

Sehun menjawab dengan nada membela, seolah Baekhyun baru saja mengejek kuil Athena-nya dan tentu saja pria itu tak terima.

Mengusap dan meniup debu yang menempel di patung para dewa-dewi, dibawah metope yang meskipun patung-patung itu kini sebagian telah tak berbentuk dan sebagian lagi di museumkan di Inggris, Sehun tetap mengagumi nya. Mengabaikan ocehan Baekhyun mengenai prilaku aneh dirinya yang terus saja memotret setiap sudut bangunan itu.

Konon, kuil Parthenon itu merupakan kuil persembahan untuk dewi Athena, sang dewi perang. Kuil ini terdapat di puncak tertinggi kota Athena, Akropolis. Selama beberapa abad, sampai pada akhir jaman perunggu sekitar 1500 SM tempat ini dijadikan tempat persembunyian para raja. 
Pada 400 M rakyat sekitar menjadikan kuil ini gereja, namun saat Turki Utsmaniyah berkuasa, mereka tidak tertarik pada gereja karena mereka umat Islam. Lalu kuil ini menjadi rusak dan tidak terawat bahkan sebagian orang melelehkan patung dewi Athena untuk diambil emasnya. 
Yunani mendapat suntikan dana untuk memperbaiki Parthenon, lalu menyewa dua orang arsitek terkenal Kalikrates dan Iktinus, serta pemahat Pheidias. Alhasil Parthenon menjadi kuil terindah luar biasa, yang jika dilihat dari bawah bukit, kuil itu seperti mengambang di atas awan.
Tahun 1687 seseorang tanpa sengaja menyalakan amunisi yang disimpan disana, dan pahatan serta seluruh bangunan hancur.

Sampai sekarang.

Oh Sehun menghembuskan nafasnya setelah selesai membaca artikel sejarah kuil Parthenon. Dirinya tadi tidak sempat untuk mendengarkan penjelasan sang pemandu wisata, bahkan saat Sehun terkagum-kagum pada tempat itu.
Alhasil dia menelaah sendiri tempat favorit nya.
Menutup browser pencarian di handphone nya dan melirik ke tempat tidur disebelahnya, tempat Suho seharusnya berada. Namun yang dia lihat hanya ranjang yang masih tertata rapi, jelas belum tersentuh.

Kemana orang itu?

Batinnya bertanya, namun suara gemericik air terdengar di kamar mandi mereka.

Orang itu mungkin sedang melepas penat nya.

Tersenyum geli saat mengingat ekspresi teman-teman Exo nya tadi, bagai kedapatan durian masam bahkan mungkin lebih dari itu.

Menggeleng pelan dan merebahkan tubuhnya di kasur.
tangannya dengan lincah membuka aplikasi instagram miliknya, terdapat ribuan pemberitahuan dan tanpa melihat semuanya, pria itu sudah tahu.
Menekan ikon kamera di instagram nya, bermaksud mengunggah hasil jepretannya tadi. Namun pergerakannya terhenti seketika saat kepala seseorang menyembul dengan ajaib nya dari bawah ranjang.

Suho yang kurang kerjaan.

Pria itu berjengit riang saat berhasil membuat adik bungsunya terkaget-kaget. Melirik ke arah handphone Sehun dan seketika merebut ponsel itu.

Menekan tombol keluar dengan sembarangan dan melemparkan pada pemiliknya.

“Kau lupa bahwa perjalanan kita kali ini dirahasiakan? Oh aku berharap kau sangat ingat Sehun. Apa kau sebegitu senangnya berkunjung kesini?”

Suho duduk di sisi ranjang miliknya, mendengus kesal dengan kelakuan Sehun sembari tangannya yang sibuk mengeringkan rambut basah nya.

“Aku lupa. Kata siapa aku senang? Aku sangat bosan..”

Sehun menjawab dengan nada enggan, membuka kembali aplikasi instagram nya dan melihat-lihat ribuan komentar di beranda photo terbarunya.

Oppa, kau tampan.

Aigoo, pacarku yang mempesona.

Saranghae Oh Sehun.

Tersenyum saat membaca rentetan komentar dari penggemarnya, penyemangat Sehun saat bosan dengan rutinitas  gilanya.

Aku juga cinta kalian.

“Dan sekarang kau tersenyum seperti itu? Kau pikir aku tidak tahu saat dirimu dengan berbinarnya mengunjungi kuil itu? Oh Sehun, bahkan kau memotretnya tanpa henti. Berapa banyak yang kau dapat? 10 photo? 100 photo? 
Apa kau maniak reruntuhan?”

Aku ingin meninju Suho

Sehun berbalik tanpa mendengarkan omelan kakek tua itu. Berbaring dan melanjutkan berselancar di instagramnya. Tertawa kecil saat mendengar  desahan frustasi Suho.

“Terserah kau saja Hyung, aku lelah..”

Dan setelah itu lampu mati seketika digantikan dengan lampu tidur yang temaram, dan cahaya bulan yang masuk dari celah jendela kamar hotel mereka.

Sampai keduanya terlelap.

To be continue..

Advertisements

4 thoughts on “The Dark Knight ‘Chapter 1’”

Your Feedback, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s