[Sehun Birthday] Your Day?

_20160320_091118

Hei apa kau fikir tubuhmu itu pajangan?

Title: Your Day?

Author: Puspita.desu

Cast: Oh Sehun
Alice Wu

Genre: Romance, Pg 15+

Length: Oneshoot

____________

Oh Sehun benar-benar ingin mati.

“Oh apa ini?”

Alice membulatkan matanya tatkala dirinya menemukan salah satu postingan yang berisi photo kekasihnya.

Oh Sehun.

Ya, Sehun.

Ya, Sehun yang itu.

Ya, Sehun EXO.

Pria yang hari ini menjadi pembicaraan panas orang-orang, terutama fansnya yang gila itu.

Dan dia menjadi orang paling gila karena menjadi kekasihnya.

Jangan tanyakan mengapa Alice mau jadi kekasih pria itu,

Toh siapa yang akan menolaknya?

Hanya wanita gila.

Mengapa fikirannya berisi orang-orang gila?

Oh, dia tak terselamatkan.

Darahnya kian berdesir melihat photo yang masih menjadi tranding topic di twitter dan Instagram nya.

Dan semakin menjadi karena para fansnya yang berkoar-koar kegirangan bahkan banyak diantara mereka mengomentari dengan senonoh.

Jangan bilang Alice cemburu.

Dan suara ketikan password apartemennya membuat gadis itu terkejut, secepat kilat menutup browser instagram nya dan berpura-pura tertidur di sofa.

Dia tahu siapa yang datang,
Siapa lagi yang tahu password apartemen nya?
Kecuali Alice dan… Sehun.

Sehun mengkerut menemukan Alice yang meringkuk di sofa, bukan gaya gadis itu.

Alice lebih baik tidak tidur sekalipun daripada harus tertidur di tempat yang bukan kasurnya.

Atau,
Gadis itu bisa tertidur dimanapun jika Sehun memeluknya.

Tersenyum jahil dan mendekati gadis itu, ikut berbaring di sofa dan memeluknya.

Nyaman.

Seperti pelukan ibunya, Alice sangat nyaman.

Mungkin mampu membuat dia tertidur sampai seminggu.

Alice terbangun dari tidur pura-puranya.

Pura-pura menggeliat dalam pelukan Sehun,
Pura-pura menguap dan pura-pura mengucek matanya.

Oh Sehun ingin tertawa sekerasnya.
Dia fikir mereka baru pacaran kemarin malam?

Bahkan mereka saling memadu kasih sejak Sehun promosi debut album pertamanya,

Sekitar tiga tahun, yah mungkin selama itu.
Mungkin.

Alice terperanjat karena Sehun yang semakin mendekatkan wajahnya, gadis itu terbangun dengan terburu-buru. Menguncir rambut berantakannya dan berjalan acuh ke kamar mandi.

Membuat Sehun melongo.

Apa dia masih belum sadar?

Dia bahkan rela meninggalkan tempat pesta ulang tahunnya bersama anggota Exo demi menemui kekasihnya.
Rela menyetir sendiri mobilnya saat malam-malam seperti ini.

Dan ini yang dia dapat?

Menegakkan tubuhnya untuk duduk dan menemukan ponsel Alice di sudut sofa.
Dengan sigap menyambar ponsel itu dan membuka instagramnya.

Kali saja dia dapat petunjuk.
Halaman instagramnya penuh dengan komentar akan photo Sehun yang basah dengan kancing kemeja yang setengah terbuka. Dia seksi bukan?

Dan Oh, dia mengerti.

Menyeringai nakal dan mengembalikan ponsel itu ke tempat semula, bersamaan dengan kembalinya Alice dari kamar mandi.

Gadis itu duduk disamping Sehun dan melibatkan tangannya, Sehun tersenyum.

“Hei, kau belum menyapaku..”

“Oh ya, selamat datang.”

Alice menjawab dengan nada acuh, membalikkan badannya dan cemberut.
Bukannya kesal Sehun malah semakin gemas.

Memeluk gadis itu dari belakang dan mencium puncak kepalanya.

“Hanya itu?”

“Kau mau aku bagaimana?”

“Kau mau melihatku bertelanjang?”

Apa dia bilang?

Alice melepas paksa tangan Sehun dan berdiri, memundurkan tubuhnya sambil menunjuk pria itu.

“Kau gila?”

“Tidak. Berhentilah merajuk seperti ini sayang, aku berjanji akan memperlihatkan semuanya ketika kita sudah menikah..”

Sehun berucap sambil menahan tawanya, tak kuasa dengan wajah super menggemaskan ala pacarnya.

“Aku tak tahu apa yang kau bicarakan Oh Sehun..”

“Panggil aku Oppa,”

“Tidak akan..”

Alice kian memundurkan tubuhnya dan berniat berlari.
Bahaya,
Oh Sehun sangat berbahaya.

Dan dengan cepat Sehun menarik tangan gadis itu dan membuatnya duduk di pangkuan Sehun.

Sangat mudah kan menaklukan Alice yang merajuk?

“Maafkan aku..”

Sehun berucap dengan lirih, ini saatnya dia meminta maaf. Menatap obsidian gadis itu dan membuat Alice tersipu.
Gadis itu membuang pandangannya dan tidak berhasil karena Sehun menarik dagunya untuk kembali melihatnya.

“kau ini kenapa murahan sekali? Kau fikir tubuhmu itu pajangan?”

Alice memuntahkan kemarahannya pada Sehun, menahan tangisnya sampai wajah gadis itu memerah.

Dia mengakui dirinya cemburu,
Gadis mana yang tidak marah mendapati kekasihnya memamerkan tubuh seenak jidat nya dan dia semakin kesal karena Sehun hanya nyengir.

Dia memang bodoh,
Mencoba melepaskan pegangan pria itu dan berdiri, namun dia tetap saja kalah.

Malah semakin berdempetan.

“Kau cemburu?”

“Tidak,”

Alice mengelak sekuat tenaga,

“Ayolah, maafkan aku. Aku tak menyangka kau semarah itu, aku berjanji tak akan melakukannya lagi oh..”

Sehun melembutkan kembali nadanya, dan Alice memandang Sehun penuh minat.
Dan tanpa sadar dirinya mengangguk.

Apa Alice sudah bilang bahwa pesona Sehun terlalu mengejutkan?

Dan wajah bak dewa itu mendekat, membuat Alice menepisnya wajahnya dengan rentangan jari Alice.

“Aku melupakan sesuatu..”

Dan Alice turun dari pangkuan Sehun, berlari ke arah dapur dan secepat kilat kembali lagi.

Bersama kue tart di tangan nya,
Sehun tersenyum mengembang, berdiri tegap dan mendekati gadis itu.

“Aku tadi mencoba membuat ini, kau tau kan aku tidak bisa memasak? Dan karena ini hari spesialmu aku membuat cake ini juga dengan spesial..”

Pria itu mendengarnya, akuan Alice pertamakalinya.

Dia terharu.

“Tapi kau mengacaukan nya dengan mudah, aku fikir cake ini harus dibuang saja..”

Dan Sehun merubah rautnya dengan cepat, mengambil alih tart itu dari tangan Alice dan menyimpannya di meja.

Tart spesial buatan Alice dengan penampilan luar biasa spesial pula.
Luar biasa mengenaskan.

Tapi Sehun senang,
Ada yang bilang jika seorang gadis memberikan masakan pertama nya pada seorang pria, maka pria itu adalah pria spesial menurutnya.

Sehun bahkan berniat mengabadikan tart itu dan tidak akan memakannya,
Pemikiran childish.

Dan sebuah kecupan di pipinya kembali membuat Sehun ke dunia nyata,
Merasakan pipinya basah dan Alice yang menunduk malu.

“Selamat ulang tahun..”

“Hanya itu?”

“Apa?”

“Kenapa hanya menciumku di pipi? Hei, bibir ku masih nganggur..”

“Kau benar-benar tidak terselamatkan Oh Sehun..”

“Panggil aku Oppa..”

Alice mengangkat bahunya dan mengambil pisau, berniat memotong tart nya.

“Hei, jangan menyentuh kue ku..”

Dan Alice dengan mudah nya membelah kue super hancurnya itu dengan mudah,

Tersenyum senang melihat Sehun yang marah.

Wish you all the best, My Boy..

Advertisements

One thought on “[Sehun Birthday] Your Day?”

Your Feedback, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s