The Dark Knight ‘Chapter 2

image

Title: The Dark Knight ‘Chapter 2’

Author: Puspita.desu

Cast: Oh Sehun
          Alice Wu

Genre: Mistery, horror, romance, friendship.

Length: Chaptered.

Apa malam itu selalu menakutkan? Menurutku tidak, asalkan bersamamu..

—————

Tolong aku..

Sehun menegang mendengar suara lirih seorang wanita, suara yang sarat akan ketakutan.

Obsidiannya kian menajam bak mata cheetah yang hendak memangsa rusa. 
Ini berbeda, iris pria itu menelaah setiap sudut dari tempat yang kini entah bagaimana dirinya kembali kesana. 
Parthenon.

Sekilas melihat sekelebat bayangan hitam yang berlari cepat di ujung tiang serambi kanan. Antara takut dan penasaran, Sehun mengambil langkah kearah bayangan tadi. Siapa tahu orang tadi memang membutuhkan bantuan.

Tapi siapapun yang berada diposisinya saat ini pasti ketakutan.

Berada di bangunan runtuh kuil Parthenon saat tengah malam.

Apa dia memang tidak waras?

Sesaat membenarkan perkataan teman-temannya yang menganggap dirinya demikian. Namun mengingat suara tadi membuat pemikirannya berbalik, mungkin saja Tuhan mengirimnya kesini untuk menolong seseorang yang terjebak disini.

Dan dia kini sudah terjebak, tanpa sadar.

Matanya menelisik seorang gadis yang entah sejak kapan berada di hadapannya. Iris biru gadis itu menatapnya sendu, dia bahkan tidak sadar bahwa tatapannya itu mampu membuat Sehun seperti orang yang terjebak dalam maze, tak bisa keluar dan hanya tergeletak tak berdaya.

Namun secepat kilat pria itu menyadarkan dirinya, menelaah penampilan luar biasa aneh pada gadis itu.
Bagaimana bisa seorang gadis muda di jaman seperti ini memakai jubah ungu maroon, bahkan rambut merahnya kian tertutup oleh penutup kepala jubah tersebut.

Seperti para penyihir di Hogward.

Apa dia manusia purba?

“Arrgggghhhh..
Gadis itu merintih keras, tangannya mencengkram perutnya dengan keras seraya membungkukkan tubuhnya. Oh Sehun berlari dengan tergesa-gesa, meraih tubuh tumbang itu dan dia bisa melihat wajah rupawannya. 
Bibir tipis nya yang terbuka berlomba-lomba memasukkan pasokan oksigen di paru-paru nya, hidung mancung nya yang kecil, dan iris birunya yang kian menutup.

Oh tidak,

Menepuk pelan pipi dinginnya, namun tetap tak ada respon. Tanpa fikir panjang pria itu mendekat, mempertemukan bibirnya diatas bibir gadis itu.

Begitu dingin dan lembut.
Tuhan sadarkan aku..

Nafas buatan yang memabukkan.

“Hei maknae..”

Oh Sehun merasakan tubuhnya terguncang-guncang, dia memaksakan matanya untuk terbuka dan menemukan beronggok-onggok manusia di depannya.

Oh, dia mimpi.

“Kau mimpi berenang?”

Kyungsoo bersuara penasaran, mengingat tadi adik bungsunya tertidur dengan bibir terbuka dan menghembuskan nafasnya bak ikan terdampar.
Oh Sehun terkejut, apa tadi dia mengigau? 
Mengucek matanya dan segera bangkit dari posisi berbaring nya. Menatap prihatin akan ranjangnya yang kian tak terbentuk lagi.
Tak akan ada yang selamat jika orang-orang ini sudah merecokinya.

Ranjang queen size ala hotel nya kini telah penuh dengan lima manusia yang saling bertumpukkan.
Mereka yang tidak waras kan?

“Apa kau mimpi basah?”

Celetukkan Jongin membuat semua orang yang ada disana terperanjat, seolah ada lampu diatas kepalanya. Semua orang membenarkan perkataan Jongin dan kembali mendekati Sehun yang kini terduduk di ranjang Suho.

“Benar kau mimpi basah? Oh, adik kita sudah dewasa. Coba lihat celanamu..”

Park Chanyeol berteriak heboh, memaksa Sehun untuk berdiri dan membalikkan pria malang itu untuk diperlihatkan celananya.

Sehun menghempaskan tangan Chanyeol dengan keras, merasa dipermalukan. Dengan langkah lebar Sehun meninggalkan para Hyung-nya yang terbengong. Namun kemudian membalikkan badannya.

“Aku tidak mimpi basah, dan jangan lagi bicara seperti itu padaku Hyung..”

Selesai berbicara Sehun melangkahkan kakinya ke kamar mandi, merasa penat dan mungkin berendam ide yang bagus.

“Sejak kapan Sehun jadi sensitif seperti wanita?” 
Baekhyun yang sedari tadi diam kini menyuarakan pertanyaannya.

“Mungkin dia tertular olehmu..”
Suho menjawab dengan nada enggan, memutar bola matanya malas ketika dilihatnya Baekhyun dan Chanyeol mulai melakukan aksi mereka.
Membuat kamarnya seperti habis gempa.

Oh tidak,

“Cepat keluar dari sini sebelum aku menendang bokongmu..”

Suho yang berteriak murka pun, mereka tetap bergeming.

Lagi-lagi.

—————

Kegelapan kembali menyerang, angin malam berhembus menusuk tulang bak tusukan jarum yang dingin, teramat dingin.
Rumput liar kian menari bahagia bagai menyambut kedatangan seseorang.
Seseorang yang mungkin mereka dambakan.
Dan jangan lupakan rembulan yang menyongsong mengintip kegiatan malam para penghuni dibawahnya.

Tak ada yang lebih indah dari pemandangan malam,
Setidaknya menurut sebagian makhluk dunia.

Oh Sehun mengeratkan mantel bulunya dengan minat, tangannya mengarahkan senter pada jalanan yang hendak dia lewati. Berjalan terseok-seok, dengan mata elang yang mengitari seluruh tempat.
Kembali merinding merasakan hawa dingin hasil hembusan angin ditengkuknya.

Dia meyakini bahwa ini bukan lagi mimpi,

Tapi bagai mimpi, pria itu bahkan melupakan akan keinginan menggebu-gebunya tadi sebelum dirinya terdampar di tempat ini, lagi.

parthenon.

Oh Sehun bahkan rela menyuap supir taksi hotel untuk tidak mengatakan apa-apa jika ada yang menanyakan perihal dirinya.
Dan sangat rela menaiki bukit tinggi tempat kuil ini berada.

Dan ini semua demi gadis jubah dalam mimpinya kemarin malam.

Tak ayal gadis itu membuatnya uring-uringan bagai orang bodoh ketika mengunjungi tempat wisata lain di Yunani.

Dan tepukan di bahunya membuat Sehun terkejut luar biasa. Secepat kilat membalikkan tubuhnya dengan heboh.

Gadis jubah,

Bagaimana mungkin ini nyata?
Oh dia memang gila.

Gadis itu bahkan tersenyum, membuat Sehun hilang kendali untuk beberapa saat.

“Kau datang..”
Suara lirih keluar dari bibir plum nya, memandang Sehun yang ketakutan dengan bahagia. 
Bahagia bak mendapat seekor mangsa.

Tangannya terulur dan meraih tangan Sehun, pria itu masih bergeming bagai terhipnotis. Mengikuti ajakan gadis disampingnya tanpa perlawanan.

Gadis itu mendudukkan dirinya tepat di bawah reruntuhan patung Athena dan Hades yang menunggangi kuda.
Sehun mengikuti pergerakan itu dengan diam, masih sibuk dengan pemikirannya sendiri.

Atau mungkin menyesal mendatangi tempat ini.

“Kau.. siapa?”

Akhirnya kata itu keluar dari bibir bergetar Sehun, memberanikan diri kendatipun hatinya berdebar bagai kelebihan hormon.

“Aku? Aku adalah seseorang di masa lalu..”

ujarnya tenang, masih memfokuskan pandangannya keatas langit, memperhatikan rasi bintang dengan jari telunjuknya yang melukis bintang itu.

Sehun mengkerut, memperhatikan gadis itu dengan terheran-heran.

“Aku ingin kembali ke duniaku, tolong aku..”

Telinga Sehun berdengung, dirinya dimintai tolong oleh manusia aneh ini?

Kembali ke dunia nya? Memangnya bumi ini ada berapa? Apa dunianya itu Neptunus? 
Apa dia Alien?

Oh Tuhan.

“Dunia mu?”

“Iya, seharusnya aku memakanmu agar aku tetap hidup. Tapi aku lelah jika terus seperti ini, aku ingin kembali ke duniaku. Aku yakin kau bisa membantuku..”

Oh Sehun kian terkejut,

Hidup seperti ini?
Membantu kembali kedunianya?
Dan,

Memakannya?

Apa dia kanibal?
Mempersiapkan kakinya untuk berlari jikalau gadis itu benar-benar menerjang dirinya, kakinya kian bergetar tatkala menemukan gadis itu yang juga menatapnya tajam.

“Aku Ghoul..”

Ghoul?
Ghoul yang dia tahu adalah makhluk pemakan daging manusia yang ada di animasi Jepang.

Dan Ghoul itu nyata?
Dan dia ada di hadapannya?

Menelan salivanya dengan payah dan memundurkan tubuhnya, ingin sekali berlari namun kakinya serasa dipaku. Dan alhasil dia hanya bisa melihat Ghoul yang masih memandangnya juga.

Dia memang gila,

Seketika membenci Parthenon,
Membenci akan obsesinya dengan Yunani,
Membenci serial Saint Seiya,
Dan Athena.

Dia bahkan berani bertaruh bahwa dirinya adalah manusia tersial di muka bumi.

“Tapi jika kau tidak bisa membantuku, sebagai gantinya aku akan memakanmu..”

Tuhan tolong aku..

To be continue..

Advertisements

4 thoughts on “The Dark Knight ‘Chapter 2”

  1. ini alice wu blum muncul jg ya????
    itu si ghoul, apakah dia itu alice??
    aq makin pnasaran dgn lanjutan ceritanya,,
    ditunggu next chapternya ya….
    semangat 🙂

    Like

Your Feedback, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s