Sunday Morning

Untitled-7

Sunday Morning

“Wake up, baby !”

Written by Alkindi

Starring | Oh Sehun And Khanza, Also Baekhyun

The Story Is | Drabble, 580 w, PG17

And The Genre’s | Marriage Life, Romance, Fluff, Comedy

2016|DIRTYKINDI

 

Khanza berjalan melangkahkan kakinya membuka sebuah knop pintu kamar . Tubuhnya sudah anggun berbalut kemeja putih dengan rok biru dongker selutut sebagai bawahanya. Rambut panjangnya dibiarkan tergurai indah.

Khanza tertahan untuk berdiri di ambang  pintu dan sepasang matanya sontak menatap lekat pria yang masih nyenyak tertidur dibawah alam sadarnya. Wajah tampanya terekspos jelas dan tak kalah juga Babyface-nya yang ikut terlihat.

0cafc4d8d87067d50d4dedebb8b13245

Perlahan bibirnya membentuk senyuman indah disertai kepalanya yang refleks menggeleng karena geli melihat tingkah manis suaminya. Sementara Sehun suaminya, masih tertidur pulas dan seakan tak perduli dengan kedatangan Khanza yang saat ini sudah duduk di samping ranjang tidur milik mereka.

“Baby, wake up !” ucap Khanza sambil mengguncang-guncangkan tubuh Sehun.

“Sehun, Baekhyun menunggumu diluar, katanya kau akan bermaim golf bersama ?” Tak ada balasan, dan Sehun malah semakin menaikan selimutnya untuk menutupi wajah putih susunya.

“Sayang, Honey..” Suara Khanza sengaja ia buat manja dan terkesan sexy untuk didengar.

Sehun yang merasakan suara Khanza yang sexy itu masuk ke pendengaranya sontak langsung menarik selimut tebal itu dari wajahnya, membuka matanya, mengkedip-kedipkan mata untuk menyesuaikan cahaya dan tanganya beralih mengenggam erat tangan Khanza yang masih terduduk disamping ranjangnya.

“Lakukan sekali lagi !” Ucap Sehun memohon.

“Lakukan apa ?”

“Itu, suara ‘Honey’ tadi sayang. Kau membuatku ingin menerkamu dengan suara itu ya ?” Sehun menarik tangan Khanza dan mendekap Khanza kepelukanya. Khanza bagaikan guling yang nyaman sekali untuk dipeluk.

“Sehun lepaskan, aku masih banyak peekerjaan !” ucap Khanza sambil menepuk-nepuk dada kekar Sehun.

“Pekerjaan apa, um ?” Sehun memelesatkan kepalanya di dada Khanza.

“Sehun hentikan, ini geli. Aku harus mencuci pakaian dan memasak untukmu.” Khanza sedikit menahan tawa.

“Itu bukan pekerjaan, inilah baru pekerjaan istri yang sebenarnya,”

“Sehun..” Khanza menohon.

“Akan kucarikan pembantu untuk mengurusi pekerjaan rumah, dan pekerjaanmu yang terpenting adalah melayaniku sebagai seorang suami,” ucap Sehun walau terdengar kurang ajar, tapi terlihat serius.

“I hate you,” umpat Khanza  terdengar tidak serius.

“I Love you too,” balas Sehun sambil mengusap bibir mungil Khanza dengan tanganya. Lalu kepalanya beralih dari dada Khanza dan mengecup bibir Khanza sekilas.

“I Love you, Khanza Kim. I seriously…” Ucap Sehun serius sambil mengelus halus puncak kepala Khanza.

“I Love You more Oh Sehun. I more seriously…” Balas Khanza akhirnya, dan tanganya bergerak menangkup pipi Suaminya.

Tak ingin mengakhiri momen berharganya dengan Khanza, Sehun kembali menautkan bibirnya dengan bibir Khanza, kali ini sedikit lebih dalam karena Khanza akhirnya mau membalas. Keduanya saling menggerakan kepala, memiringkan kepala kekiri dan kekanan untuk mencari posisi yang nyaman.

“Sehun sudah cukup !” Ucap Khanza disela sela aktifitas mereka.

“Not now, babe !” Balas Sehun, setelahnya ia melepaskan tautanya dengan Khanza dan  selanjutnya malah menarik kuat tubuh Khanza kedekapanya.

“Sehun, lepaskan !” Sehun Semakin menarik Khanza kedalam pelukanya. Erat sekali sampai Khanza dapat merasakan deru nafas Sehun di kepalanya.

Tak ingin menghabiskan tenaga, akhirnya Khanza pun menyerah dan harus merelakan tubuhnya untuk menjadi guling Sehun. Sementara Sehun terlihat mulai menutup matanya lagi, Khanza pun juga mulai mengkedip-kedipkan matanya sampai akhirnya dia juga ikut tertidur. Keduanya menutup mata dan mulai hanyut kedalam alam mimpinya masing-masing.

Khanza sempat berfikir biarkan saja seperti ini dulu, lagipula Sehun juga sangat sibuk dan tidak punya banyak waktu untuknya di hari-hari biasanya. Mata Khanza semakin mantap memejam setelah memikirkan hal itu. Yah, biarkan saja Sunday Morning ini menjadi waktu untuk mereka berdua, ini waktu milik Oh Sehun dan Khanza Kim.

 

Tunggu dulu, mereka melupakan sesuatu …

 

 

Baekhyun masih di luar !

 

-fin-

Advertisements

13 thoughts on “Sunday Morning”

  1. Kasian baekhyun terlupakan, salah lu bang dateng hari minggu pagi, udahlah pulang aja baek, daripada sia sia nungguin sehun yg bahkan gajelas lagi ngapain sama khanza /?

    Like

Your Feedback, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s