Black Pearl ‘Chapter 1’

Poster Alkindi Exo Kingdom Fanfiction

Title : Black Pearl chapter 1

Author : Puspita.desu

Cast : Oh Sehun

            Christy Hwang / Hwang Yeri

Genre : Action,  Crime,  Romance

Rating : 15+

Length : Chaptered. 

******

Untukmu yang tertinggal,  ini persembahan dariku.. 


Berlari, 

Christy Hwang tak tahu apalagi yang harus dia lakukan selain berlari, terdapat beberapa orang bersenjata yang mengejarnya tak jauh darinya. Dia tertangkap basah, sungguh sial!.

Nafasnya tersenggal lelah, tenaganya sudah dia habisi semua untuk berlarian dan demi Tuhan ini pertamakalinya dia terlihat semenyedihkan ini.  Dia selalu berhasil dalam setiap misinya. Christy menarik nafas dan membuangnya kasar, sepatu yang dia kenakan bahkan seperti berteriak kesakitan dan teriakan pengejar dibelakangnya yang nyaring nyaris memenuhi telinganya. Christy semakin berlari dan menerobos kerumunan orang yang berbelanja di pasar lokal, sedikit menunduk agar tubuh tiangnya tak terlihat. Dia menoleh ke belakang, pria-pria itu masih mencarinya namun yang terlihat hanya dua dari mereka. Sepertinya mereka berpencar. Satu dari mereka menemukan Christy, secepat gadis itu menghilang, bahkan beberapa kali hampir menabrak orang yang berlalu lalang di pasar, dia harus berhati-hati. Pasar ini dikenal dengan orang-orangnya yang kejam, sekali bermasalah dengan salahsatunya maka semua pengikutnya akan menghabisi orang bermasalah itu. Bisa habis dia jika itu terjadi. 

Christy berbalik dan pria berpakaian hitam itu masih berada disekitarnya, gadis itu menekan revolver dalam saku celananya hendak mengecek kalau-kalau benda itu diperlukan sekarang juga. Christy mengakhiri perang pasarnya lantas berbelok dan menemukan jalan terjal penuh bebatuan didalamnya, dia melepas jaket kulit hitamnya dan membuang serta topinya. Beruntung jalanan disini lebih sepi sehingga tak ada yang curiga padanya karena melihat gadis yang berperawakan dan berpakaian seperti pria lalu membuang pakaiannya begitu saja, dan menggerai rambutnya yang sedari tadi dia gulung di balik topi. Menampilkan penampilan dewasa, cantik namun berbahaya. Orang memanggilnya Christy Hwang, walau hanya segelintir orang berbahaya lainnya yang mengenal dia. Oh tak ada yang lebih berbahaya dari seorang pembunuh bayaran dan tak ada yang lebih keji dari orang yang memberi perintah membunuh padanya. 

Jangan pernah mencoba menasehatinya, 

Hati nuraninya sudah mati. 

Dia berhenti saat telah menemukan tempat yang tepat dan berbalik menemukan orang tadi yang tepat berada di hadapannya serta menodongkan pistol 19*9mm berbahan metalic keluaran Jerman, dia tahu itu. Oh dan itu merupakan salah satu senjata api terbaik didunia. 

Maka Christy mendekat,  membuat pria bersenjata itu memundurkan langkahnya beberapa senti. 

“Menyerah saja Nona, kau sudah tertangkap! ”

Ujarnya lantang, namun gadis itu tertawa dan menggeleng. Lalu mengeluarkan chip dari sakunya. 

“Kau yakin aku tak akan menyebarkan ini jika kau menangkapku begitu saja?  Bukankah kau tak ingin tertangkap juga karena ini?”

Pria itu terhenyak dengan gigi yang bergemeletuk, gadis biadab ini benar-benar licik. Setelah membunuh bos besarnya yang mafia dan tanpa ingin merasa rugi membawa satu-satunya bukti keterlibatan bos dan para pengikutnya itu menjadi kriminal.

“Kau juga tak ingin kehilangan pekerjaan mengejar-ngejar orang dan berhenti menghirup narkoba kan? Oh kau masih ikut menjualnya? ”

Christy semakin mendekati pria itu, mengiming-imingi chip ditangannya. Pria itu menyimpan pistolnya dan tangannya dengan cepat meraih chip itu. 

Dor

Dor

Christy tersenyum menang melihat lawannya tumbang, meniup revolver putih kesayangannya dan berbalik pergi. 

Ya,  dia menang lagi. 

******

Christy menghisap cerutunya dengan tenang, kendati orang didepannya merasa heran melihat gadis modis berbalut dress hitam ketat namun menghisap cerutu seperti orang kuno. Christy tak peduli,  dia hanya melakukan hal yang dia sukai. 

Gadis itu menajamkan mata birunya dengan alis yang terangkat menunggu pria itu berbicara.  Sudah lebih dari lima menit mereka duduk tanpa saling menyapa sama sekali, dia benci menunggu,  waktunya sangat berharga. 

Pria itu berdehem, mengeluarkan amplop dari jas nya lantas membuka amplop itu dan menata semuanya di meja kaca diantara keduanya. Christy menumpukan fokusnya ke beberapa foto yang sangat tidak asing. Sama sekali tidak,  dia merasakan kakinya bergetar. Namun dengan cepat menghalaunya, meraih wine di gelas kecil dan meminumnya kelewat elegant. Tidak ada yang tahu bahwa jantungnya serasa terlepas. 

Pria didepannya tersenyum, artis hallyu yang sedang naik daun itu ternyata tak lebih dari seorang iblis yang menginginkan lawannya didunia hiburan lenyap. Untuk selamanya. 

“Aku ingin Oh Sehun kau habisi, tanpa sisa. Jangan sampai tertangkap, sekalipun itu terjadi. Pastikan namaku bersih dan aku tidak peduli jika kau membusuk dipenjara. ”

Christy menyunggingkan senyumnya, lantas berdiri dan mendudukan dirinya di meja menghadap pria yang masih menatapnya. Matanya terkejut, tidak menyangka jika gadis itu sangat berani. Juga panas. 

“Sebelum aku tertangkap, aku akan membunuhmu terlebih dahulu. Jangan pernah mengancamku Kwon Ji Yong! ”

Christy berucap rendah, memainkan tangannya di dasi Kwon Ji Yong. Membuat nafas pria itu tercekat, namun setelahnya tersenyum dan menarik tangan Christy agar lebih dekat dengannya. Membuat wajah keduanya begitu dekat sampai bisa merasakan nafasnya sendiri. 

“Jika begitu, aku memberikan penawaran menarik sebelum kau juga mungkin akan membunuhku.. ”

“Kau ingin aku membayarmu dengan uang?  Atau kau bisa menjadi milikku menggantikan gadis yang telah direbut Oh Sehun dariku? ”

Oh,  ini Cinta segitiga. Christy telah menduga nya dari awal. 

Christy tersenyum, menarik tubuhnya dari Ji Yong keras membuat pria itu hampir terjungkal. 

“Bayar aku dan jangan main-main, kau tahu akibatnya jika macam-macam. ”

Christy mengambil amplop berisi misi nya dan dengan cepat pergi dari apartement penyanyi yang sialan itu. 

******

Oh Sehun menyelesaikan konsernya dengan baik, hari yang melelahkan mengingat promosi album terbarunya yang sangat menguras tenaga juga fikirannya beberapa minggu ini.  Ya walaupun hasilnya bahkan jauh lebih baik dari apa yang dia usahakan, tetap saja Sehun butuh istirahat yang tenang. Seperti berlibur misalnya, hal yang mungkin mustahil. 

Dia terduduk lelah di pojok ruangan, dibelakang panggung. Terlihat member yang lain sedang memberikan tanda tangan dan foto mereka dengan fansnya. Dia sama sekali tak berminat dan lebih memilih mengasingkan dirinya seraya mengecek ponselnya yang penuh dengan pesan dan isinya hampir semuanya sama. Mendengus kesal dan harinya semakin sial saja melihat ponselnya kembali bergetar dengan nama Kim Seul bi yang berkedip dilayarnya. 

Dengan malas pria itu menekan tombol hijau dan menempelkan ponselnya ditelinga. Dan dengan segala gerutuan cempreng yang sangat Sehun benci dia mengutuknya. 

Sehunnie mengapa kau mengabaikan pesanku? 

Sehun jemput aku, mobilku mogok. 

Kenapa kau diam saja? 

Cepat Sehun, aku takut ada yang menculikku. 

Oh Sehun mematikan ponselnya serampangan. 

Memangnya apa hubungannya dengan gadis itu sampai dirinya harus selalu membalas semua pesan memuakkan itu? 

Oh dan biar saja Kim Seul Bi disana, lagi pula mana ada yang mau menculiknya? 

Tidak ada, kecuali Kwon Ji Yong. 

Namun Sehun mengkerut, otaknya memikirkan berbagai macam hal buruk karena dia tak menolong Seul bi. Dia bisa saja membenci seseorang, namun apakah dia harus mengabaikan permintaan tolong? 

Tidak. 

Maka dengan segala rasa kantuk dan penasaran yang menyerangnya,  Sehun bangkit dan keluar dari persembunyiannya membuat para member yang kini selesai meladeni fans menoleh padanya. Sehun tersenyum lelah. 

“Aku ada urusan mendadak, aku akan meminta manager mengantarku duluan. ”

Sehun menjawab sebelum ada yang bertanya, dan semua hyung nya mengangguk dan kembali membereskan barangnya sebelum pulang. 

Tanpa rasa curiga. 

******

Christy kembali melakukan penyamarannya, menatap seorang pria dengan gadis yang berada di depannya di balik kacamata hitam. Berjongkok dibalik semak dengan ponsel di genggamannya,  bersiap menghubungi Yixing rekannya jika hal buruk terjadi.  Namun ini kesempatan emas, jalan malam sangat sepi dan apa yang mereka lakukan tengah malam seperti ini? 

Jangan bilang mereka berkencan. Seketika teringat akan ucapan Kwon Ji Yong mengenai gadis yang direbut Oh Sehun. Apa itu orangnya? 

Dan mengapa Christy peduli akan hal gila seperti itu? 

Sebagaimana jantungnya,  bagaimana bisa berdetak secepat itu? 

Dia berjengit, kepalanya teramat sakit dan bayangan-bayangan lama kembali muncul di fikirannya. Dia sangat membenci ini, tanpa sadar Christy keluar dari persembunyiannya. Membuat Sehun dan Seul bi menoleh terkejut mendapati gadis tak jauh darinya. Memegang kepala sembari mengerang kesakitan. 

Sehun berlari mendekati Christy, tangannya serasa dingin dan hatinya berdebar keras. 

Tak mungkin, 

Mustahil. 

“Ye Yeri? Kau Hwang Yeri? ”

Christy memandang Sehun didepannya, sebelah tangannya meraih revolver dan menunjuknya di kepala Sehun. 

Membuat pria itu terkejut, bukan main. Ada apa dengan Yeri? 

“Yeri apa yang kau lakukan? ”

“Berhenti, jangan mendekat! ”

Sehun tak peduli, dia mendekati Christy dan mengabaikan Seul bi yang ketakutan di belakangnya. Christy mundur, dan menekan pelatuknya bersiap. 

“Kau ingat aku? ”

“Kubilang berhenti, brengsek! ”

Sehun bahkan sekarang hampir setengah berlari mendekati Christy dan.. 

Dor!! 

“HWANG YERI! ”
TBC.. 

Advertisements

10 thoughts on “Black Pearl ‘Chapter 1’”

  1. Wahh jujur aku ga inget kapan tetakhir kali baca ff ganrenya action

    Dan sekarang aku baca dan casnya sehunnnn,,
    Udah dipastikan yeri punya hubungan kan sama sehun dimasa lalu?

    Dan profesi yeri itu pembunuh bayran? Kok bisa?

    Ditunggu kelanjutannya
    Hwaiting ^^

    Liked by 1 person

  2. seruuu….
    jadi sehun prnh punya hubungan dgn yeri/christy dimasa lalu???
    itu siapa yg tertembak???
    seul bi dan sehun ada hubungan apa sih? knp kelihatannya sehun gk suka sama seul bi….
    ditunggu nextnya kak 🙂

    Like

Your Feedback, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s