[Freelance] I’m Fine Thank You (Ficlet)

I’m Fine Thank You (Ficlet)

Author               : Lyu
Length              : Ficlet
Genre               : Sad
Rating               : G
Cast                 : Oh Sehun
: Kang Hye Ji ( OC )
Summary          : “ Hi, we meet again, Hye ”
Disclaimer         : Ini ff ficlet keduaku setelah SHADOW yang terbentuk dari sebuah pemikiran yang tiba-tiba aja melintas pas aku mau tidur di malam hari. Karena aku gamau idenya hilang gitu aja, jadi kuputuskan untuk langsung di tulis di memo hp ( karena laptop udah dimatiin ).
Author’s Note    : Hai ^^ kita ketemu lagi. Mohon tinggalkan komentar ya sesudah membaca, baik untuk komentar baik ataupun buruk. Aku menghargai semua pendapat kalian, kok. Jadi kalian harus menghargai tulisan aku juga, Ok ? ( baca Author’s note di bawah )

-Happy Reading-

Sehun POV

“ Hye Ji !!! “

Aku tersentak dan terbangun dari tidurku. Mimpi itu lagi, batinku. Keringat dingin mengalir deras dari wajahku. Napasku tak beraturan. Aku selalu gelisah jika ini terjadi dan akan terjaga sepanjang malam hanya untuk menyerap makna demi makna dari mimpi yang selalu kuterima.

—–

Author POV

Pagi menjelang. Sehun bergegas mandi. Tak lama kemudian keluar dengan pakaian santai –kaos lengan panjang abu-abu dan celana training hitam kesayangannya-. Ia berjalan menuju meja makan. Langkahnya terhenti di tengah tangga.

“ Sehun-ah, ayo duduk dan makan sarapanmu “ – Kang Hye Ji –

Mendengar kalimat itu, ia lantas menggelengkan kepala dan merajut lagi langkahnya yang sempat tertunda. Sarapannya hari ini sederhana. Hanya roti selai coklat dan secangkir coklat panas.

“ Jangan melamun Oh Sehun. Habiskan makananmu segera dan antarkan aku pergi belanja bulanan “ – Kang Hye Ji –

Sarapannya telah habis. Sehun pun beranjak dari tempat duduknya menuju ke tempat cuci piring. Tak langsung mencucinya, ia berbalik sembari memandang kulkas.

[ STICKY NOTE ]
“ Aku pergi sebentar. Jika kau ingin menitip sesuatu, telepon saja aku. Love you, Hun ^^ – Tunanganmu, Kang Hye Ji – “

Bibirnya mengukir senyum tipis.

“ Aku merindukanmu Hye Ji-ah “ lirihnya dalam keheningan.

—–

Seminggu kemudian . . .

Pagi ini, langit sedang tak bersahabat. Hujan deras mengguyur  kota Seoul. Sehun menggeliat di tempat tidurnya. Tubuhnya sedikit menggigil karena hawa yang dingin.

“ Tubuhmu itu tak tahan terhadap suhu dingin Sehun-ah. Seharusnya kau memakai selimut tebalmu itu, bukan malah menyusahkanku seperti ini karena sakit melandamu “ – Kang Hye Ji –

Sehun hanya tersenyum mendengarnnya. Mendengar suara yang terekam di otaknya. Tapi ia menyangkalnya untuk kali ini. Ia harus bersiap-siap menemui tunangannya itu dan memberikannya kejutan ulang tahun. Ia tak ingin terlambat.

“ Aku akan menemuimu. Tunggu aku, ok ? “ Sehun berbicara sendiri pada kaca lemari yang terpampang di hadapannya saat ini.

Hujan tak akan menghalangi tekadnya untuk bertemu tunangannya hari ini.

—–

Semuanya sudah siap. Pakaian rapi yang membalut tubuhnya dan sebuket bunga mawar putih untuk menandakan kedatangannya.

“ Sehun-ah, kau harus menemuiku sesibuk apapun dirimu. Kau mengerti ? “ – Kang Hye Ji –

“ Ya, aku mengerti. Bukankah aku sekarang menemuimu di tengah kesibukanku memikirkanmu ? “ sahutnya.

Hening. Tak ada jawaban yang mengalun.

“ Hi, we meet again, Hye~ “ ujarnya. Nada bicaranya terkesan lemah tak bertenaga. “ Aku membawa bunga kesukaanmu “ lanjutnya seraya meletakkan sebuket mawar putih di atas sebuah makam.

Matanya berair, manandakan kesedihan yang mendalam ketika melihat nisan itu. Terukir nama seseorang yang di cintainya di sana. Dalam hitungan sepersekian detik, bulir-bulir itu jatuh dari matanya bercampur dengan derasnya air hujan.

“ Maafkan aku. Sungguh. Aku minta maaf “ sesal Sehun. Perasaannya sangat menyesal walaupun pada kenyataannya kematian sang pujaan hati bukan karena dirinya, perasaan bersalah itu tetap saja menghantuinya.

“ Aku tak bisa melindungimu kala itu. Saat bus itu – “ ucapannya terpotong. Ia tak sanggup melanjutkan kata-katanya. Sehun masih menangis terisak. Tak terhitung berapa banyaknya air mata yang keluar. Kakinya tak sanggup lagi berdiri. Tubuhnya jatuh terduduk di samping makam calon istrinya. Ia teringat suatu kalimat –lagi-.

“ Laki-laki tampan sepertimu tak pantas menangis, kan ? “ dan “ Aku juga akan ikut menangis jika kau terus-terusan menangis begitu “ – Kang Hye Ji –

Sehun mengangguk.

“ Jangan ikut menangis bersamaku Hye Ji-ah. Kumohon. Kau harus selalu tersenyum bahagia di sana, Ok ? Ingat ucapanku baik-baik “ sahutnya membalas perkataan Hye Ji di masa lalu.

“ Aku pergi. Jaga dirimu. Jangan khawatir padaku karena aku akan berusaha baik-baik saja – “ Sehun berucap pada makam itu “ – Walau tanpamu di sisiku “ sambungnya.

“ Selamat ulang tahun, Oh Hye Ji. Terimakasih untuk segalanya. Aku mencintaimu “ tuturnya sebelum pergi meninggalkannya – Kang Hye Ji – di sana.

FINISH

 Author’s note    : Gimana kesannya ? Ada yang nangis pas baca ? Feelnya dapet ngga ? Maaf kalo rada ga nyambung, kecepetan alurnya, dll. Aku sampe rela begadang loh buat bikin ini. Karena tiba-tiba aja pas mau tidur jam 10 malem itu dapet pemikiran kek gini. Yaudah. Daripada idenya ilang, lebih baik di ketik di memo hp. Padahal besoknya masuk sekolah ( tgl 18 Juli ). Jadi, harap tinggalkan jejak berupa komentar ^^ Seperti kataku di atas tadi “Mohon tinggalkan komentar ya sesudah membaca, baik untuk komentar baik ataupun buruk. Aku menghargai semua pendapat kalian, kok. Jadi kalian harus menghargai tulisan aku juga, Ok ?”
*Oh ya, ff ini sebelumnya udah pernah di publish di EXOFFI juga*

 

Advertisements

One thought on “[Freelance] I’m Fine Thank You (Ficlet)”

Your Feedback, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s