Blurred Lines

 

Title : Blurred Lines

Author : SehunDermanOh

Cast : Sehun, Lee Jo Hee (OC)

Genre : AU, Romance, Hurt, Sad

Rating : PG-15

Length : Drabble

🎵Song of Cheetah-Blurred Lines🎵

“Kejujuranku atau kebohonganmu, kesalah pahamanku atau ketidak bertanggung jawabanmu. Itulah masalahnya…kita memiliki rasa sepi yang berbeda”

.

.

.

Rintikan hujan mengusik keheningan di antara sepasang insan yang tengah duduk saling berhadapan dengan masing-masing secangkir kopi yang masih mengepul. Sudah hampir setengah jam mereka tak berkutik, terus bersembunyi di antara pikiran yang berkecamuk. 

“Jo Hee, tolong dengarkan-“

“Penjelasan apa lagi yang harus ku dengar Hun?”

Akhirnya, mereka mulai berbicara-dengan awan hitam yang menghiasi percakan mereka. “Sehun. Kau terlalu brengsek untuk bisa dimengerti” Suara rendah itu membuat nyali Sehun ciut. Sehun hanya menundukkan pandangannya pada cangkir kopi yang tengah ia genggam erat. “Aku tahu aku telah melakukan kesalahan besar hingga membuatmu salah paham. Jo Hee, aku ingin kau terima ini” Dan Jo Hee hanya menatap jendela di sampingnya yang telah di penuhi bulir-bulir air hujan.“Salah paham? Omong kosong!” Jo Hee mulai terisak. Terlalu sakit untuk mendengar penjelasan dari pria brengsek di hadapnnya.

 

“Aku pikir kau takkan menganggap sejauh itu tentang hubungan kita. Bahkan kau tahu kita hanya berteman”

 

“Kau benar. Kau memperkenalkan diri sebagai seorang teman. Tapi kita tahu bagaimana perasaan kita masing-masing bukan? Kita bisa saja saling bersembunyi dibalik kata-kata. Tapi hati kita takkan pernah bisa bebohong”

 

“Tapi kau tahu sendiri kan kalau aku punya kekasih. Kau bahkan mengenalnya dengan sangat baik. Kau hanya berlebihan menanggapi kebaikanku”

 

“Berlebihan?! Kau memang berkata padaku kalau kau memang punya kekasih. Dan kau juga bilang kalau kau meragukan hubunganmu dengannya bahkan kau akan mengakhirinya. Tapi kau tak bilang kalau kekasihmu itu Kim Seol Hyun yang selama ini selalu kuceritakan. Dan satu hal lagi yang kau sendiri mengetahuinya, dia sahabatku. Kalau saja dia bukan seseorang yang kukenal, aku sudah ikut menyalahkannya karena membuatmu kesepian seperti ini. Menyedihkan”

 

Sehun membuang nafasnya kasar di ikuti isakan Jo Hee. 

 

“Harusnya kau paham dengan hubunganku. Aku memang meragukan hubungan ini dengannya karena dia memutuskan untuk fokus pada karirnya sebagai musisi di Amerika. Bahkan dia tak menghubungiku selama 5 tahun ini. Dan ketika dia kembali ke Korea, aku tahu penantianku tidak sia-sia dan dia siap melanjutkan hubungan yang serius denganku”

 

Jo Hee hanya menarik nafasnya berat. Telinganya terasa panas. Ingin sekali Jo Hee menampar Sehun. Namun Jo Hee tetap menyimpan amarahnya.

 

“Kejujuranku atau kebohonganmu, kesalah pahamanku atau ketidak bertanggung jawabanmu. Itulah masalahnya…” Jo Hee menghentikan kalimatnya sejenak sambil menatap dengan lekat sepasang manik cokelat di hadapannya. “…Kita memiliki rasa sepi yang berbeda”

 

Entah merasa bersalah atau tidak, yang pasti Sehun tidak terima dengan perkataan Jo Hee. Sehun tahu atas semua waktu yang telah mereka lalui, tapi ia tak menyangka akan seperti ini akhirnya. Walau Sehun tak menampikkan fakta bahwa ia mendekati Lee Jo Hee karena ia melihat ada kehangatan yang sama seperti Seol Hyun. Yeah, katakan saja Sehun kesepian dan Jo Hee telah mengisi kekosongan itu. Tapi bukan berarti Sehun harus memberikan hatinya bukan. Setidaknya seperti itu yang Sehun pikirkan

 

“Aku tak melarangmu untuk menyukaiku. Tapi simpan saja semua perasaanmu itu dalam dirimu”

 

“Sebuah cinta yang tak berbalas. Ya, sesutu seperti itu. Kau memang benar-benar brengsek Hun!”

 

“Ya, aku memang brengsek. Dan kau tak berhak mendapatkanku! Aku hanya akan menganggap hubungan ini tak pernah ada”

 

Akhirnya, Sehun ikut mengeluarkan emosinya yang sedari tadi ia pendam. Dan Sehun membiarkan Jo Hee yang beranjak pergi meninggalkan Cafè walau di luar sana hujan masih turun dengan deras.

 

Dan guyuran hujan yang semakin deras pada sore itu seakan menjadi penutup cerita mereka, melantunkan melodi yang penuh goresan luka. Semua kenangan itu, senyuman, tawa, semuanya hanya akan menjadi sepasang ingatan yang akan lapuk termakan waktu. Saat punggung gadis itu benar-benar menghilang dari pandangannya, Sehun merasa…kehilangan? Menyesal? Entahlah. Yang pasti kupu-kupu yang pernah menghinggapinya benar-benar akan terbang jauh.

-FIN-

 

Advertisements

Your Feedback, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s